SUKOHARJO — Perjalanan Persiharjo Sukoharjo di kancah nasional terhenti. Tim kebanggaan warga Sukoharjo itu gagal menembus babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 setelah tersingkir di fase 32 besar.
Pelatih kepala Persiharjo, Dwi Joko Prihatin, angkat bicara soal kegagalan timnya. Ia menegaskan akan menyerahkan keputusan soal masa depannya kepada manajemen klub.
"Saya serahkan semua keputusan kepada manajemen," ujar Dwi Joko. Ia enggan berspekulasi soal kelanjutan jabatannya sebagai nahkoda Laskar Honggopati.
Meski langkah terhenti, Dwi Joko memberi apresiasi tinggi kepada seluruh pemain. Ia menilai skuad asuhannya telah berjuang maksimal di tengah persaingan ketat Liga 4 Nasional.
Menurutnya, pencapaian menembus babak 32 besar merupakan prestasi yang patut dihargai. Perjuangan anak asuhnya melawan tim-tim kuat dari berbagai daerah menjadi modal berharga ke depan.
Keputusan soal nasib Dwi Joko kini sepenuhnya di tangan manajemen Persiharjo. Belum ada pernyataan resmi dari pihak klub terkait evaluasi tim usai tersingkir dari Liga 4 Nasional.
Publik sepak bola Sukoharjo menanti langkah manajemen Laskar Honggopati. Apakah akan mempertahankan Dwi Joko atau mencari pelatih baru untuk musim depan.