JAWA TENGAH — Liputan6.com, Jakarta - Seorang pemancing bernama Ujang menemukan jasad pria tanpa celana di aliran hulu sungai bawah kaki Gunung Gede Pangrango, Minggu (28/6) sore. Ia langsung melapor ke Ketua RT setempat, Ujud, setelah menghentikan kegiatan memancingnya.
"Saksi pertama melihat jasad tersebut pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB saat sedang memancing di pinggir hulu sungai," kata Kapolsek Nagrak Kompol M. Damar Gunawan, Senin (29/6/2026).
Kondisi geografis di Desa Ciambar menjadi kendala utama. Akses menuju titik lokasi penemuan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati jalur berbatu dan licin di pinggir sungai.
Kepolisian baru bisa memberangkatkan tim gabungan pada Senin pukul 09.00 WIB. "Setibanya di lokasi, mayat sudah membusuk dan mulai dikerubuti belatung," lanjut Damar.
Tim tiba di lokasi pukul 10.36 WIB, atau sekitar 18,5 jam setelah laporan pertama diterima.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui seorang pria yang saat ditemukan hanya mengenakan kaos tanpa celana. Jasad tergeletak di samping batu besar di pinggir hulu sungai.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian maupun identitas korban. Tim gabungan langsung mengevakuasi jasad untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
"Pemberangkatan tim gabungan ke TKP dilaksanakan hari Senin pagi pukul 09.00 WIB," ujar Damar.
Polsek Nagrak masih melakukan penyelidikan awal dan mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke kantor polisi terdekat.