Pengeroyokan di Tiga Titik Boyolali, Satu Korban Dibacok di Punggung dan Mobil Warga Rusak

Penulis: Joko Purnomo  •  Senin, 29 Juni 2026 | 20:36:01 WIB
Puluhan pengendara motor melakukan penyerangan di tiga kecamatan di Boyolali, Minggu malam.

BOYOLALI — Warga di tiga kecamatan di Boyolali diteror aksi penyerangan oleh puluhan orang yang berkonvoi menggunakan sepeda motor, Minggu (28/6) malam. Peristiwa itu menyebabkan dua orang terluka dan sejumlah aset warga rusak.

Korban terluka dilarikan ke Rumah Sakit Asyifa untuk mendapatkan perawatan. Salah seorang korban mengalami luka bacok di punggung dan harus mendapat 13 jahitan, sementara korban lainnya sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Penyerangan Terjadi di Tiga Titik Berbeda

Aksi pengeroyokan itu terindikasi terjadi di tiga lokasi, yakni wilayah Kecamatan Sambi, Banyudono, dan Teras. Peristiwa bermula saat warga melihat konvoi kendaraan melintas di jalan raya Semarang-Solo.

"Selang beberapa saat, puluhan kendaraan bermotor yang melakukan konvoi tiba-tiba menyerang dengan batu," kata Sholeh, warga Teras, saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

Mobil dan Rumah Warga Jadi Sasaran

Serangan bertubi-tubi itu tidak hanya menyasar orang, tetapi juga kendaraan dan properti warga. Sejumlah kaca mobil dan kaca rumah pecah dihantam batu.

"Mobil yang rusak kacanya ada tiga. Kalau saya juga kena pukulan. Setelah ini saya mau lapor ke polres," ujar Aris, warga setempat.

Warga lain, Ardi, menyebut kerusakan terjadi pada kaca dan bodi tiga unit mobil serta kaca rumah. Ia memperkirakan total kerugian mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta. Ardi menegaskan keluarganya tidak memiliki masalah dengan pihak mana pun atau perguruan pencak silat lain.

Polisi Masih Selidiki Motif dan Pelaku

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut insiden pertama terjadi di wilayah Trosobo, Kecamatan Sambi. Para pelaku melarikan diri setelah melakukan aksinya.

"Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku," ujar Winarsih.

Aksi penyerangan itu diduga terjadi setelah kegiatan pengesahan anggota perguruan pencak silat di Kabupaten Boyolali. Polres Boyolali masih mendalami keterkaitan antara peristiwa tersebut dengan aksi konvoi yang berujung pengeroyokan.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top