JAWA TENGAH — Langkah ini diambil menyusul laporan cuaca yang menyebutkan potensi curah hujan ekstrem di daerah pegunungan dan dataran rendah Vietnam Utara. Kemenperin memerintahkan prinsip "empat kali siaga di tempat kejadian" untuk dijalankan secara ketat oleh semua pihak terkait.
Arahan tersebut secara spesifik menyasar Departemen Perindustrian dan Perdagangan di tingkat provinsi dan kota. Mereka diminta menginstruksikan pemilik bendungan PLTA untuk mematuhi prosedur operasi waduk tunggal dan ganda yang telah disetujui otoritas berwenang. Tujuannya ganda: memastikan keamanan mutlak struktur bendungan dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya air untuk pembangkit listrik selama bulan-bulan puncak panas.
Inspeksi diperkuat terhadap aktivitas eksplorasi dan eksploitasi mineral, sistem jaringan listrik, serta pengoperasian bendungan dan waduk PLTA di wilayah masing-masing. Perhatian khusus diberikan pada bendungan yang rentan, PLTA kecil, dan proyek yang sedang dalam tahap pembangunan atau perbaikan.
Kemenperin juga meminta daerah untuk segera mengidentifikasi area rawan longsor dan memasang rambu peringatan. Koordinasi erat dengan otoritas lokal wajib dilakukan untuk memberikan informasi tepat waktu dan memastikan keselamatan masyarakat, terutama dalam situasi pelepasan banjir darurat dari waduk.
Departemen Perindustrian dan Perdagangan setempat harus segera melapor ke Komite Rakyat provinsi untuk mengarahkan investor proyek industri menangguhkan sementara pembangunan jika diperlukan. Rencana relokasi pekerja, mesin, material, dan peralatan ke lokasi aman juga harus sudah disiapkan.
Untuk memastikan sistem tenaga listrik tetap aman selama hujan lebat, Grup Perusahaan Listrik Vietnam (EVN) diinstruksikan menerapkan rencana tanggap bencana. Pasokan listrik harus dijaga aman dan stabil, dengan kesiapan penuh untuk memulihkan sistem jika terjadi insiden.
EVN juga diminta memperkuat sosialisasi langkah-langkah pencegahan kecelakaan listrik selama musim hujan dan badai. Koordinasi dengan instansi terkait diperlukan untuk memastikan keselamatan daerah hilir pembangkit listrik tenaga air.
Perusahaan Operasi Pasar Listrik dan Sistem Tenaga Nasional diwajibkan mengembangkan rencana operasi sistem tenaga nasional. Mobilisasi sumber daya listrik harus dilakukan secara rasional untuk memastikan operasi sistem yang aman dan berkelanjutan, serta memenuhi kebutuhan pembangunan ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Perusahaan itu juga harus berkoordinasi erat dengan unit pengelola waduk PLTA untuk mengembangkan rencana pengaturan waduk sesuai prosedur operasi. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan rezim operasi pembangkit listrik dan jaringan listrik, serta meminimalkan risiko insiden akibat cuaca ekstrem.