Bupati Klaten Serahkan Bantuan PIP 2025 ke 972 Siswa, Sebut Ada Program Beasiswa Kuliah Baru Senilai Rp1 Miliar

Penulis: Hendra Wijaya  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 22:32:31 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan bantuan PIP kepada 972 siswa dari SD hingga SMK di Pendopo Kabupaten Klaten.

KLATEN — Sebanyak 972 siswa dari jenjang SD hingga SMK di Kabupaten Klaten menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Rabu (1/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan aspirasi Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang turut dihadiri oleh tenaga ahlinya, jajaran Forkopimda, serta kepala sekolah dan orang tua siswa.

Rincian Bantuan: Rp450 Ribu hingga Rp1,8 Juta per Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Titin Windiyarsih, merinci jumlah penerima berdasarkan jenjang pendidikan. Sebanyak 351 siswa SD menerima Rp450.000 per orang, 343 siswa SMP mendapat Rp750.000, serta 108 siswa SMA dan 170 siswa SMK masing-masing menerima Rp1.800.000.

“Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan dasar hingga menengah,” ujar Titin dalam sambutannya.

Bupati: Ada Beasiswa Kuliah Baru Rp1 Miliar Tahun Ini

Di luar bantuan PIP, Bupati Hamenang mengumumkan program anyar Pemkab Klaten berupa beasiswa pendidikan tinggi. “Tahun ini kami menganggarkan Rp1 miliar untuk membantu siswa-siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Bupati menambahkan, pihaknya saat ini tengah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus dan akan memperluas kolaborasi ke depannya. “Setelah lulus SMA atau SMK, Pemerintah Kabupaten Klaten juga memiliki program beasiswa kuliah,” tegasnya.

Pendampingan Pencairan untuk Cegah Kendala

Dalam kesempatan yang sama, Bupati meminta Dinas Pendidikan, tenaga ahli Ketua DPR RI, dan pihak sekolah untuk mendampingi proses pencairan dana PIP. “Jika terdapat kendala dalam proses pencairan, segera dikoordinasikan sehingga seluruh bantuan dapat tersalurkan 100 persen kepada penerima yang berhak,” pungkasnya.

Menurut Titin, Dinas Pendidikan terus memperkuat koordinasi dengan perbankan dan satuan pendidikan agar aktivasi rekening Simpanan Pelajar (SimPel) berjalan lancar. “Pemanfaatan beasiswa PIP terbukti mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah, terutama pada jenjang SMA dan SMK yang memiliki risiko putus sekolah lebih tinggi akibat faktor ekonomi,” ujarnya.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: lingkartv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top