SUKOHARJO — Lari massal yang memadukan olahraga dan pariwisata ini terbagi dalam dua kategori. Sebanyak 500 pelari mengikuti rute 10 kilometer, sementara 1.500 peserta lainnya menempuh jarak 5 kilometer. Start dan finis dipusatkan di kawasan komersial The Park Mall Solobaru.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyebut event ini terbukti mendongkrak okupansi penginapan pada akhir pekan. "Mudah-mudahan UMKM-nya laris. Terbukti okupansi penginapan pada akhir pekan ini meningkat sehingga mampu menggerakkan ekonomi Kabupaten Sukoharjo," ujarnya usai kegiatan.
Menurut Eko, penyelenggaraan event olahraga berskala besar diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya. Ia berharap dampak ekonominya terasa langsung oleh para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa olahraga telah berkembang menjadi kebutuhan masyarakat sekaligus bagian dari pengembangan destinasi wisata berbasis olahraga. Kehadirannya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno menjadi sinyal dukungan provinsi terhadap program sport tourism di kabupaten.
"Terima kasih Gubernur Ahmad Luthfi yang ikut membersamai masyarakat Kabupaten Sukoharjo dan sekitarnya dalam event ini," kata Eko Sapto Purnomo merespons dukungan langsung dari pemerintah provinsi.
Sukoharjo Spektakuler Run 2026 merupakan rangkaian penutup peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo. Dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah, ajang ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat citra Sukoharjo sebagai destinasi sport tourism di Jawa Tengah.
Selain menggerakkan sektor pariwisata, event ini juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada peserta yang datang dari luar kota. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menargetkan kegiatan serupa bisa digelar secara rutin untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.