JAWA TENGAH — Harga BBM Pertamina per hari ini, Selasa (21/7/2026), mengikuti keputusan penurunan yang diumumkan awal bulan lalu. Berdasarkan laman resmi MyPertamina, tiga produk nonsubsidi mengalami koreksi harga signifikan sejak 1 Juli 2026.
Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dengan PBBKB 5 persen, Pertamax Turbo kini dijual Rp19.300 per liter. Angka ini turun Rp1.450 dari sebelumnya Rp20.750. Dexlite turun lebih dalam, dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter, selisih Rp3.300.
Pertamina Dex juga melemah dari Rp24.800 ke Rp21.150 per liter. Sementara itu, Pertamax tetap di angka Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 tidak bergerak dari Rp17.000 per liter. Dua produk subsidi, Pertalite dan Biosolar, juga tidak mengalami perubahan harga.
Meski tren penurunan terjadi secara nasional, harga antarprovinsi tetap berbeda. Perbedaan ini dipengaruhi pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) dan biaya distribusi. Berikut rincian harga di beberapa wilayah utama:
Untuk BBM subsidi, harga Pertalite masih Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Kedua harga ini berlaku seragam di seluruh provinsi, dari Aceh hingga Papua. Tidak ada perubahan untuk kategori ini sejak awal tahun.
Di kawasan FTZ Sabang dan FTZ Batam, harga Pertamax lebih rendah dari rata-rata nasional. Masing-masing dibanderol Rp15.250 dan Rp15.500 per liter. Sementara untuk wilayah Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan, harga Pertamax dan Dexlite mengikuti pola yang sama dengan zona Sumatera bagian selatan.