Job Fair Magelang 2026 Sediakan 2.600 Lowongan, Separuh dari Tahun Lalu Akibat Anggaran Terbatas

Penulis: Irfan Hakim  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48:31 WIB

MAGELANG — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang menggelar job fair selama dua hari pada 28-29 Juli 2026 di Gedung Wanita. Tahun ini, jumlah lowongan yang disediakan hanya 2.600 dari 18 perusahaan, jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.203 lowongan dari 65 peserta.

Keterbatasan Anggaran Pangkas Jumlah Perusahaan Peserta

Fungsional Pengantar Kerja di Bidang Penempatan Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Magelang, Nita Budi, mengungkapkan bahwa pemangkasan jumlah peserta job fair disebabkan oleh keterbatasan anggaran. Tahun-tahun sebelumnya minimal 40 perusahaan berpartisipasi, bahkan tahun lalu 65 perusahaan dan digelar di GOR. “Karena keterbatasan anggaran, tahun ini kami batasi,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (24/7/2026).

Belasan perusahaan yang ikut berasal dari berbagai kota, seperti Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta. Sektor yang diwakili meliputi food and beverage, perhotelan, garmen, keuangan dan perbankan, serta transportasi.

Rendahnya Tingkat Penempatan Tahun Lalu

Berdasarkan data Disnaker Kota Magelang, job fair 2025 tercatat 4.203 lowongan pekerjaan. Dari jumlah itu, 1.271 orang mengikuti seleksi, namun hanya 201 orang yang dilaporkan resmi diterima. Artinya, tingkat penempatan masih rendah, di bawah 16 persen dari total peserta seleksi.

Nita menambahkan, mayoritas lowongan kali ini berada pada level entry. Hanya sedikit posisi manajemen menengah yang dibuka. Pencari kerja diimbau membawa CV, surat lamaran, ijazah terakhir, serta surat pengalaman kerja dan sertifikat keahlian kerja.

Gelar Wicara Pekerja Migran untuk Cegah TPPO

Selain bursa kerja, Disnaker Kota Magelang juga mengadakan gelar wicara mengenai pekerja migran. Forum ini akan membahas prosedur legal bekerja di luar negeri. Nita menyebutkan, “Sudah marak kasus TPPO (tindak pidana perdagangan orang), scamming, jual beli organ (tubuh), selalu dibungkus dengan kerja di luar negeri, tapi secara ilegal.”

Saat ini, terdapat 62 warga Kota Magelang yang tercatat sebagai pekerja migran di Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan Turki.

Layanan Rutin Disnaker di Luar Job Fair

Kepala Disnaker Kota Magelang, Susilowati, mengatakan instansinya tidak hanya menghubungkan pencari tenaga kerja dengan pelamar pada saat job fair, tetapi juga secara rutin setiap pekan. Perusahaan yang mencari tenaga kerja biasanya menghubungi Disnaker dan melakukan seleksi di kantor dinas. Pengumuman disebar melalui kanal resmi, termasuk grup WhatsApp yang menjangkau hingga tingkat RT.

Menurut Susilowati, sekitar 80 persen pelamar kerja dari Kota Magelang justru berasal dari Kabupaten Magelang. Hal ini menunjukkan bahwa job fair tahunan juga menjadi ajang bagi warga luar kota untuk mengakses lowongan di wilayah tersebut.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top