Ketua DPRD Jateng Sumanto Dorong Desa Paseban Karanganyar Optimalkan Pertanian dan Agrowisata, Libatkan Milenial dengan Digital Marketing

Penulis: Irfan Hakim  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 22:24:31 WIB

KARANGANYAR — Desa Paseban di Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, punya keunggulan komparatif yang tidak dimiliki semua daerah: lahan pertanian di dataran tinggi dan panorama alam asri. Potensi itu yang coba digali lebih dalam oleh Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat mengunjungi desa tersebut dalam agenda Temu Tani.

Sumanto mengajak petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk tidak merasa tertinggal. Ia justru melihat peluang besar di sekitar desa yang bisa diolah menjadi sumber penghasilan berkelanjutan.

"Jangan pernah merasa desa panjenengan tertinggal. Justru desa seperti Paseban memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mau bekerja keras, berinovasi, dan mengelolanya dengan baik. Kalau potensi pertanian dan pariwisata ini dimanfaatkan secara maksimal, saya yakin kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat," ujar Sumanto dalam arahannya.

Konsep Agrowisata: Integrasi Pertanian, Pariwisata, dan Kuliner

Sumanto menekankan pentingnya mengintegrasikan sektor pertanian dan pariwisata lewat konsep agrowisata. Menurutnya, langkah ini bisa memberi nilai tambah pada produk hasil tani sekaligus membuka rantai usaha baru bagi warga.

Pertanian bisa berkolaborasi dengan sektor pariwisata, kuliner, hingga UMKM lokal. Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga membeli hasil bumi, mencicipi kuliner, dan membawa pulang produk lokal. Letak geografis Desa Paseban yang berada di dataran tinggi dinilai mendukung pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi.

Milenial Desa Didorong Manfaatkan Teknologi dan Digital Marketing

Selain konsep agrowisata, Sumanto memotivasi generasi muda desa untuk tidak ragu berwirausaha di kampung halaman. Ia meyakini kemajuan teknologi dan pemasaran online menjadi kunci memperluas jangkauan produk desa.

"Dengan teknologi dan pemasaran online, produk dari desa bisa dikenal lebih luas. Desa harus menjadi tempat yang mampu menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi warganya sendiri," tambahnya.

Pengembangan Desa Paseban menjadi kawasan yang maju dan mandiri memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, pelaku UMKM, dan seluruh lapisan masyarakat. Sumanto berharap potensi yang ada tidak hanya dinikmati segelintir orang, tetapi bisa dirasakan seluruh warga desa.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top