JAWA TENGAH — Laga pembuka Grup B antara Persebaya dan Persija berjalan ketat sejak menit awal. Tidak ada gol hingga turun minum, tetapi empat kartu kuning sudah dikeluarkan wasit — tiga untuk Persija dan satu untuk tuan rumah.
Dalam 20 menit pertama, wasit menghukum Toni Firmansyah (Persebaya) serta Witan Sulaeman dan Agi Firmansyah (Persija) dengan kartu kuning. Menjelang akhir babak pertama, giliran Arief Catur yang dijatuhi kartu setelah pelanggaran keras terhadap Rio Fahmi.
Skor 0-0 bertahan sampai jeda, namun tensi tinggi terus berlanjut. Kedua tim saling jual beli serangan tanpa mampu menciptakan peluang bersih.
Babak kedua dimulai dengan segudang pergantian. Persebaya melakukan dua substitusi, sementara Persija mengganti empat pemain dalam 15 menit pertama untuk mencari ritme permainan.
Keunggulan tuan rumah lahir pada menit ke-64. Berawal dari backpass jarak dekat Radovan Pankov kepada kiper Aqil Savik, bola justru melambung menjauh dari jangkauan sang kiper dan masuk ke gawang sendiri. Skor 1-0 untuk Persebaya.
Tertinggal satu gol, Persija berusaha menekan hingga akhir pertandingan. Pada masa injury time, tandukan Denis Kolinger berhasil menjebol gawang Ernando Ari, namun wasit menganulir gol karena offside.
Peluit panjang berbunyi dengan skor tetap 1-0. Kemenangan ini membawa Persebaya memuncaki klasemen sementara Grup B Piala Presiden 2026.
Susunan Pemain:
Persebaya (4-3-3): Ernando Ari; Arief Catur, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson; Francisco Rivera, Toni Firmansyah, Ricky Pratama; Malik Risaldi, Alex Martins, Miguel Pereira.
Persija (4-3-3): Aqil Savik; Rio Fahmi, Radovan Pankov, Denis Kolinger, M. Fajar Rahman; Figo Denis, Fabio, Witan Sulaeman, Victor Dethan; Agi Firmansyah, Eksel Runtukahu.