PLN Janji Pemadaman Bergilir di Banjarmasin Berakhir Minggu Kedua Agustus 2026, Durasi Dipangkas Jadi 3 Jam

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 12:24:31 WIB
PLN UP3 Banjarmasin memastikan durasi pemadaman bergilir dikurangi menjadi tiga jam mulai pekan ini.

JAWA TENGAH — Pemadaman listrik bergilir di Banjarmasin kembali menjadi keluhan utama warga dalam sepekan terakhir. Durasi padam yang mencapai lebih dari lima jam dinilai terlalu lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Menindaklanjuti hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar, mendatangi langsung Kantor PLN UP3 Banjarmasin pada Senin (27/7/2026). "Atas instruksi Pak Wali Kota, saya menindaklanjuti banyaknya DM dan pesan WhatsApp yang diterima pimpinan terhadap keluhan pemadaman listrik ini," ujar Tezar, sapaan akrab Sekda, usai pertemuan.

Tezar menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapat pelayanan kelistrikan yang lebih baik. Ia meminta PLN membuka informasi soal penyebab, wilayah terdampak, dan estimasi waktu pemulihan agar warga bisa bersiap.

Pembangkit Bermasalah, PLN Terpaksa Atur Beban

Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, menjelaskan bahwa akar masalahnya ada pada pembangkit listrik yang tengah menjalani pemeliharaan dan mengalami gangguan. Aliran listrik Kota Banjarmasin hanya bergantung pada distribusi dari sistem kelistrikan PT PLN melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng).

"Karena daya pasokan berkurang, kami terpaksa memberlakukan manajemen beban atau padam bergilir. Jika dipaksakan durasi pendek, bisa terjadi padam serentak dan penormalannya paling cepat 15 sampai 24 jam," jelas Yanuar.

Skema ini, kata Yanuar, justru dipilih untuk mencegah pemadaman berulang dalam waktu 24 jam. Seluruh sumber daya yang ada saat ini dikerahkan untuk mempercepat perbaikan pembangkit.

Rabu Ini Durasi Padam Dipangkas, Pekan Depan Nol Padam

Hasil pertemuan antara Pemkot dan PLN membuahkan jadwal perbaikan yang jelas. Yanuar berjanji durasi pemadaman bergilir akan dikurangi secara bertahap.

"Insya Allah di hari Rabu ini dan paling lambat Sabtu ada pengurangan durasi. Biasanya 5-6 jam, kami kurangi hingga 3 jam," ungkap Tezar menirukan pernyataan Yanuar.

Target yang lebih besar lagi: mulai Minggu kedua Agustus 2026, tepatnya 5 Agustus, tidak akan ada lagi pemadaman bergilir. "Statusnya siaga. Bila ada gangguan, akan langsung ditangani PLN. Kami berharap pemadaman bergilir ini segera berakhir," pungkas Tezar.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top