MAGELANG — Sebanyak 2.700 lowongan kerja tersedia dalam job fair yang difasilitasi Pemerintah Kota Magelang. Puluhan perusahaan dari berbagai sektor ikut serta dalam bursa kerja yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di kota tersebut.
Lowongan yang ditawarkan mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan sekolah menengah atas hingga sarjana. Posisi yang dibutuhkan beragam, mulai dari staf administrasi, teknisi, hingga tenaga pemasaran.
Pemkot Magelang menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian setempat untuk memverifikasi perusahaan yang berpartisipasi. Hal ini dilakukan agar pencari kerja tidak terjebak pada lowongan fiktif atau perusahaan ilegal.
Job fair ini merupakan bagian dari program strategis Pemkot Magelang untuk menekan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi pekerjaan rumah. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian setempat menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan rutin digelar setiap tahun.
"Kami berharap para pencari kerja bisa memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya langsung ke perusahaan mengenai detail pekerjaan," ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Ratusan pelamar mengantre di pintu masuk lokasi job fair sebelum acara resmi dibuka. Banyak di antaranya membawa map berisi fotokopi ijazah, transkrip nilai, dan surat lamaran.
Seorang pencari kerja asal Kecamatan Magelang Utara mengaku sudah menyiapkan tiga perusahaan target. "Saya cari yang sesuai dengan jurusan saya, manajemen. Mudah-mudahan keterima," katanya.
Pemkot Magelang mengimbau para pencari kerja untuk menyiapkan dokumen secara lengkap sebelum memasuki area job fair. Selain itu, kesiapan mental saat wawancara juga ditekankan agar pelamar bisa tampil percaya diri.
Bagi yang belum berhasil mendapatkan pekerjaan di job fair kali ini, Pemkot menyediakan layanan informasi lowongan kerja melalui aplikasi daring dan kantor Dinas Tenaga Kerja setempat.