JAWA TENGAH — Pemberitaan soal harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mendominasi minat pembaca sepanjang hari ini. Sejumlah pengelola SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, Vivo, dan Mobil telah memberlakukan harga baru sejak 1 Agustus 2026 untuk jenis bensin maupun solar.
PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, resmi mengumumkan penyesuaian harga untuk produk Pertamax series. Jenis yang mengalami perubahan meliputi Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo mulai 1 Agustus 2026.
Kebijakan ini langsung berlaku di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia. Konsumen yang ingin mengetahui rincian harga terbaru dapat menyimak pengumuman resmi yang telah dirilis perusahaan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) pada kuartal III atau periode Juli-September 2026 tidak mengalami kenaikan. Ketetapan ini berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi.
Artinya, tagihan listrik untuk periode 10-16 Agustus 2026 masih menggunakan skema tarif yang sama dengan dua bulan sebelumnya. Keputusan ini diambil pemerintah di tengah fluktuasi harga komoditas energi global.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membukukan pertumbuhan kredit signifikan pada paruh pertama tahun ini. Tercatat realisasi penyaluran kredit mencapai Rp968,5 triliun hingga semester I-2026.
Capaian tersebut setara pertumbuhan 24,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini menunjukkan ekspansi pembiayaan korporasi dan ritel yang agresif di tengah momentum pemulihan ekonomi.
Harga emas dunia mengawali pekan baru dengan momentum penguatan setelah berhasil pulih dari level psikologis USD4.000 per troy ons. Saat ini logam mulia diperdagangkan di level USD4.360 per troy ons.
Pelemahan dolar Amerika Serikat dan data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan menjadi katalis utama. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang lebih longgar dalam beberapa bulan ke depan.
Investor kini menanti sinyal lanjutan dari bank sentral AS terkait arah suku bunga, yang akan menentukan pergerakan emas pada pekan-pekan berikutnya.