BLORA — Ribuan titik cahaya lilin dan obor menembus gelapnya malam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora. Upacara dimulai tepat pukul 00.00 WIB, menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur itu.
Wakil Bupati Blora Sri Setyorini memimpin jalannya upacara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran mereka menegaskan bahwa penghormatan kepada para pejuang bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari identitas daerah.
Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto membacakan naskah yang menyebut total 136 pahlawan bersemayam di TMP Wira Bhakti. Rinciannya, 113 orang anggota TNI/Polri, 12 Pegawai Negeri Sipil (PNS), sembilan Pejuang Rakyat, serta dua Pahlawan Tak Dikenal.
Kategori terakhir menjadi pengingat bahwa tak semua pejuang tercatat namanya dalam sejarah. Meski identitas mereka tak diketahui, pengorbanan mereka dihormati setara dengan para perwira dan pejabat di kompleks yang sama.
Suasana hening tercipta setelah seluruh lampu di area TMP dipadamkan. Dalam kegelapan itu, puluhan siswa dari OSIS SMAN 2 Blora dan Pramuka SMAN 1 Blora bertugas menyalakan obor serta ratusan lilin di pusara para pahlawan.
Keterlibatan pelajar dalam prosesi ini bukan tanpa alasan. Mereka ditempatkan langsung di titik-titik makam, bersentuhan dengan nama-nama yang selama ini hanya mereka baca di buku sejarah. Generasi muda diajak merasakan langsung atmosfer penghormatan yang khusyuk.
Dalam prosesi yang dipimpin Dandim 0721/Blora itu, seluruh peserta mengucapkan ikrar yang menjadi inti renungan suci. "Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga," ucap Yudhi membacakan naskah.
Doa kemudian dipanjatkan agar arwah para pahlawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Rangkaian ditutup dengan mengheningkan cipta dan penghormatan terakhir, sebelum obor dan lampu kembali dinyalakan sebagai simbol berakhirnya momen kontemplasi.
Upacara tahun ini melibatkan pasukan gabungan dari Kodim 0721/Blora, Yonif 410/Alg, Polres Blora, serta Satpol PP dan Korpri. Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana dan Ketua DPRD Blora H. Mustopa tampak hadir berdampingan dengan Wakil Bupati.
Kehadiran unsur pimpinan daerah secara lengkap menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan di Blora menjadi momentum konsolidasi antarinstitusi. Tradisi tahunan ini diharapkan terus memperkuat tekad pengabdian kepada bangsa, bukan hanya pada malam renungan, tetapi dalam kerja nyata sehari-hari. (*)