Menteri PU Dody Hanggodo Prioritaskan Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Warga Pasca-Gempa NTT di Nagekeo

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:38:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau dampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, NTT, untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

JAKARTA — Pasokan air bersih bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi salah satu fokus utama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam penanganan tanggap darurat. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, dukungan distribusi air bersih telah dimobilisasi untuk memenuhi suplai harian masyarakat terdampak.

Selain air bersih, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT juga terus memantau dan membersihkan titik longsor di ruas jalan nasional agar jalur transportasi antarwilayah tetap lancar. Penanganan sudah berjalan di ruas Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, serta Aegela-Batas Kota Ende.

Langkah ini menjadi bagian dari kunjungan langsung Menteri PU Dody Hanggodo ke Nagekeo, yang dilakukan segera setelah ia memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).

Setibanya di lokasi, Dody langsung menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memeriksa kondisi pascabencana dan menginventarisasi kebutuhan mendesak warga.

"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.

Ia meminta jajaran pemda segera menyerahkan data awal titik-titik infrastruktur yang rusak, yang akan menjadi pijakan bagi Kementerian PU untuk menerjunkan tim pengecekan lapangan.

"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.

Dody menegaskan pemulihan harus memprioritaskan fasilitas yang paling krusial bagi warga, sehingga pemda diminta menyampaikan area-area yang memerlukan penanganan darurat.

"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.

Kementerian PU menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah demi memastikan pemulihan berjalan cepat, sembari melanjutkan pendataan menyeluruh atas kerusakan permukiman dan infrastruktur dasar lain di Nagekeo.

Reporter: Redaksi
Back to top