Banyak warga yang mencari tahu cara mengajukan perubahan desil Kemensos 2026. Hal ini karena data kesejahteraan yang tertera di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dinilai tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi keluarga saat ini.
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan dalam DTSEN yang digunakan pemerintah sebagai dasar penentuan penerima bantuan sosial (bansos). Program seperti PKH dan BPNT menggunakan desil ini untuk menargetkan penerima manfaat.
Desil terbagi menjadi 10 kelompok, dari desil 1 (kesejahteraan terendah) hingga desil 10 (tertinggi). Kelompok desil 1-4 biasanya menjadi prioritas untuk menerima PKH dan bantuan sembako.
Sebelum mengajukan perubahan desil, siapkan dokumen berikut:
Pengajuan online dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
Setelah dikirim, sistem akan menerima pengajuan dan menunggu proses verifikasi lanjutan.
Perubahan desil tidak berlaku langsung. Kemensos akan melakukan verifikasi lapangan dan data secara bertahap. Setelah itu, Badan Pusat Statistik (BPS) memproses pemeringkatan desil. Hasilnya bisa berupa perubahan desil atau tetap sesuai kondisi sebelumnya.
Status pengajuan dapat dipantau melalui laman atau aplikasi resmi Cek Bansos menggunakan NIK. Pastikan kode captcha terisi benar saat memeriksa status.
Bagi yang tidak bisa mengakses internet, bisa datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Berikut langkahnya:
Perubahan desil tidak terjadi otomatis. Setiap pengajuan wajib melalui proses verifikasi dan validasi dari pihak berwenang. Masyarakat disarankan memastikan data yang diajukan benar dan terus memantau status pengajuan melalui kanal resmi Kemensos.
Ya, masyarakat bisa mengajukan perubahan desil kapan saja jika kondisi ekonomi keluarganya berubah. Namun, prosesnya tidak instan karena harus melalui verifikasi pemerintah.
Dokumen yang wajib dibawa adalah KTP dan Kartu Keluarga. Dokumen pendukung lain seperti foto rumah juga bisa disiapkan jika diminta petugas.
Lama proses tidak ditentukan secara pasti. Hal ini tergantung pada jadwal verifikasi lapangan dan pemrosesan data oleh BPS.
Anda bisa cek status melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos dengan memasukkan NIK dan kode captcha yang benar.