Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bekali Siswa SDN Donorejo 2 Demak Literasi Digital untuk Lawan Hoaks dan Cyberbullying

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:31:01 WIB
Mahasiswa KKN UIN Walisongo memberikan materi literasi digital kepada siswa SDN Donorejo 2 Demak.

DEMAK — Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini memperkenalkan berbagai topik penting, mulai dari definisi media digital, manfaat internet, hingga cara mengenali berita palsu atau hoaks. Para mahasiswa juga mengajak siswa berdiskusi tentang dampak buruk media sosial seperti cyberbullying dan kecanduan gawai.

Jefri Apriliansya, pemateri dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pembekalan ini dilakukan sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan terhindar dari risiko negatifnya.

Anak-anak Perlu Bekal agar Tak Mudah Terpapar Hoaks

“Saat ini anak-anak sudah sangat dekat dengan gadget dan internet. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman mengenai cara menggunakan media digital dengan bijak agar terhindar dari dampak negatif seperti hoaks, cyberbullying, maupun kecanduan gadget,” ujar Jefri dalam keterangannya, baru-baru ini.

Selain penyampaian materi, para mahasiswa KKN juga mengundang siswa untuk berbagi pengalaman mereka sehari-hari dalam menggunakan internet. Pendekatan ini dipilih agar materi yang diajarkan lebih mudah dipahami dan bisa langsung diterapkan oleh para siswa.

Suasana Belajar Dikemas Lebih Menyenangkan

Koordinator Desa (Kordes) KKN Sumber Makmur, Abdulloh Naufal, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya memberikan pemahaman yang baik kepada siswa tentang pengelolaan media sosial. Pihaknya sengaja mengemas sosialisasi dengan kegiatan interaktif seperti ice breaking agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.

“Tujuan dilaksanakannya literasi digital ini adalah agar anak-anak dapat mengelola media sosial dengan baik dan bijak. Kami telah memberikan edukasi kepada siswa-siswi melalui penyampaian materi yang diselingi dengan berbagai kegiatan interaktif seperti ice breaking sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan materi dapat diterima dengan baik oleh peserta,” ungkapnya.

Program ini diharapkan mampu membangun kesadaran kritis siswa sejak dini dalam menyikapi arus informasi yang begitu cepat. Dengan bekal literasi digital yang baik, anak-anak di Desa Donorejo diharapkan tumbuh menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top