SEMARANG — Warga kurang mampu di Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, kini punya akses transportasi menuju fasilitas kesehatan tanpa biaya. Layanan itu lahir dari Ambulans Umat milik Masjid Jami Al-Ikhlas yang resmi dioperasikan sejak Senin (24/8/2026) malam.
Armada ini bukan dibeli dari kas masjid, melainkan murni hasil swadaya warga. Dana dihimpun dari infak dan sedekah para jemaah yang dikumpulkan secara bersama-sama.
Pengelolaan Ambulans Umat menerapkan skema subsidi silang. Warga yang tidak mampu memanfaatkan layanan secara gratis, sementara yang berkecukupan dipersilakan memberikan infak sukarela untuk biaya operasional dan perawatan armada.
Skema ini diharapkan membuat layanan bertahan lama. Dana dari infak warga mampu menjadi penopang perawatan kendaraan dan bahan bakar.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin hadir langsung dalam peresmian di RW 04 Kalipancur. Ia mengapresiasi inisiatif jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas yang menghadirkan ambulans untuk kepentingan publik.
"Ambulans ini murni lahir dari kepedulian jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas. Warga kurang mampu gratis, yang mampu berinfak. Inilah bentuk gotong royong dan kemandirian warga yang sangat baik," ujar Iswar.
Menurutnya, inisiatif semacam ini memperluas akses layanan sosial dan kesehatan hingga tingkat lingkungan. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dinilai mampu menjawab kebutuhan warga secara lebih cepat.
Iswar menitipkan pesan agar Ambulans Umat dikelola secara profesional. Perawatan rutin dan manajemen yang baik menjadi kunci agar layanan ini terus beroperasi.
"Kami berharap ambulans ini dikelola secara profesional, terawat dengan baik, dan terus menjadi penyedia layanan pertolongan medis yang cepat bagi warga yang membutuhkan," tegasnya.
Peresmian ditandai dengan pembunyian sirine ambulans. Acara dilanjutkan salawat bersama yang dipimpin Habib Hamid Sholeh Ba'agil bersama Grup Sholawat Ussyaqun Thoha, dihadiri tokoh agama serta warga Kalipancur dan Bambankerep.
Kehadiran Ambulans Umat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam pelayanan sosial, terutama untuk kondisi darurat yang memerlukan rujukan medis cepat.