Pemerintah Kabupaten Demak membuka pelatihan pelintingan tembakau menjadi rokok kretek bagi 60 warga di PT Bahtera Samudera Inti, Rabu (26/8). Program ini dirancang untuk membekali keterampilan teknis sekaligus membuka akses langsung ke industri rokok di daerah tersebut. Bupati Demak Eisti'anah menekankan bahwa pelatihan ini merupakan investasi strategis untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
DEMAK — Sebanyak 60 warga Demak yang belum memiliki keahlian di bidang produksi rokok kini mengikuti pelatihan pelintingan tembakau di PT Bahtera Samudera Inti. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 26-29 Agustus 2026, ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga materi pemasangan pita cukai hingga pembekalan etos kerja.
Bupati Demak Eisti'anah secara simbolis menyerahkan bahan praktik pelatihan kepada peserta sebagai penanda dimulainya program peningkatan keterampilan tenaga kerja tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri (Dinnakerind) Demak Agus Kriyanto mengungkapkan, peserta yang dinilai memenuhi kualifikasi selama pelatihan akan direkrut sebagai pekerja di perusahaan tersebut. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi warga, terutama ibu rumah tangga dan masyarakat umum yang belum pernah bekerja di sektor produksi rokok.
"Nantinya, peserta pelatihan yang dinilai memenuhi kualifikasi bisa diterima sebagai pekerja perusahaan tersebut," ujar Agus Kriyanto.
Bupati Eisti'anah menegaskan bahwa peningkatan keterampilan tenaga kerja merupakan investasi penting untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Menurutnya, ketika masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, peluang untuk mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan karier akan semakin terbuka.
"Tidak semua orang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan seperti ini. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin. Serap ilmu dan keterampilan yang diberikan, karena ketika sudah memiliki skill, peluang untuk diterima bekerja di perusahaan akan semakin besar," pesannya di hadapan para peserta.
Selain keterampilan teknis pelintingan, para peserta juga mendapatkan materi mengenai tahapan pekerjaan lainnya hingga pemasangan pita cukai. Pemkab Demak juga menyisipkan pembekalan soft skills dan etos kerja sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, produktif, dan bertanggung jawab.
Program pelatihan ini merupakan salah satu upaya nyata Pemkab Demak dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Diharapkan, dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat semakin siap untuk bekerja dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha, sehingga turut berkontribusi dalam menekan angka pengangguran sekaligus mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Demak.