PATI — Teror diduga penembakan mengguncang warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Rumah milik Sri Suryanti dirusak orang tak dikenal dengan cara ditembaki, meninggalkan lubang bekas tembakan di kaca pintu dan empat butir gotri di dalam rumah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui Sri saat ia datang mengantar makanan untuk anaknya yang menempati rumah tersebut. Ia mengaku kaget melihat kondisi kaca pintu yang sudah bolong dan retak.
"Kemungkinan aksinya malam, waktu ke sini pagi nganter makan anak lo kok bolong, terus saya buka kok bolong," ungkap Sri ditemui di lokasi, Rabu (26/8/2026).
"Terus kok ada 4 peluru biji, ditemukan di dalam rumah dekat dengan pintu," lanjut dia.
Lubang di kaca tampak begitu jelas dan memantik perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung kondisi rumah tersebut. Akibat kejadian ini, hanya kaca pintu yang mengalami kerusakan.
Hingga saat ini, Sri mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia pun mengaku khawatir akan keselamatan keluarganya apabila aksi teror serupa kembali terjadi.
"Yang rusak cuman kaca satu ini. Belum lapor ke polisi," ucapnya.
"Harapan nggak sampai begini lah, kita orang rumah takut juga. Kalau lanjut teror seperti ini takut juga kita," jelasnya.
Sri menduga penembakan ini tidak lepas dari aktivitas suaminya yang berinisial Y. Suaminya disebutkan sempat mengikuti aksi ke Jakarta bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sebagai sopir dari Om Botok.
"Suami saya ikut ke Jakarta karena sopirnya Om Botok, mungkin ada sangkut pautnya, mungkin seperti itu," kata Sri.
Kendati demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut dari aparat berwenang.
Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro, membenarkan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi dari pemilik rumah terkait dugaan penembakan ini. Meski begitu, petugas telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
"Belum ada laporan resmi, baru kita lakukan cek ke lokasi," jawab singkat saat dihubungi.