Polres Sukoharjo Sisir 400 Bangunan Bekas Kasino di Grogol dan Kartasura, Drone Diterbangkan ke Lokasi Terkunci

Penulis: Irfan Hakim  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 22:59:01 WIB
Personel Polres Sukoharjo menerbangkan drone untuk memeriksa bangunan terkunci di Grogol, Sukoharjo, Senin (31/8/2026).

SUKOHARJO — Ratusan bangunan di Kabupaten Sukoharjo masuk daftar pemeriksaan polisi menyusul penggerebekan kasino di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, pekan ini. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebut total sekitar 400 bangunan akan disisir satu per satu, dengan konsentrasi terbanyak di Kecamatan Grogol dan Kartasura.

Langkah ini diambil setelah Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menggerebek lokasi kasino di Kwarasan. Polres tidak ingin kecolongan lagi terhadap bangunan yang mengantongi izin gudang atau pabrik, tetapi dipakai untuk kegiatan melanggar hukum.

Ratusan Bangunan Masuk Daftar Sisir

Anggaito menjelaskan pengecekan akan dilakukan setiap hari secara bertahap. Bangunan yang disisir mencakup gudang, pabrik, hingga lokasi yang berpotensi dijadikan tempat persembunyian aktivitas ilegal.

"Satu per satu akan kita sisir, agar mereka tidak ada kesempatan untuk masuk ke tempat kita lagi. Karena mereka penggunaannya adalah sewa, dan jika sudah terendus mereka akan pindah. Sehingga kita harus aktif untuk mengecek tempat-tempat tersebut," ujarnya di depan lokasi kasino Kwarasan, Senin (31/8/2026).

Modus Sewa dan Perpindahan Lokasi

Pernyataan itu menggarisbawahi modus operandi pengelola kasino yang kerap berpindah tempat. Polisi menilai penyewa bangunan akan segera pindah begitu aktivitasnya terendus aparat.

Oleh karena itu, pengawasan aktif menjadi kunci. Data awal menunjukkan dari ratusan bangunan yang akan diperiksa, mayoritas berada di wilayah Grogol dan Kartasura—dua kecamatan dengan kepadatan industri dan pergudangan tertinggi di Kabupaten Sukoharjo.

Drone Diterbangkan ke Lokasi Terkunci

Pada hari pertama pengecekan, polisi memeriksa tiga lokasi di kawasan Grogol. Dua di antaranya merupakan tempat penyimpanan pabrik plastik dan lokasi konsultan. Satu lokasi lainnya berada di dekat kasino yang digerebek, tepatnya di belakang Vihara Karunia Maitreya.

Pemeriksaan di lokasi ketiga tidak berjalan mulus. Gerbang bangunan yang berada di gang Malibu itu terkunci dari depan, sehingga polisi menerbangkan drone untuk memantau kondisi di dalam.

"Yang di sini (Kwarasan), kita sudah cek, sementara bangunan kosong. Kita juga menggunakan bantuan drone, karena pintu (gerbang) tertutup. Saat dilihat di dalam, itu bangunan belum jadi," kata Anggaito.

Bangunan yang diperiksa dengan drone itu sebelumnya diduga menjadi lokasi penyimpanan. Hasil pengecekan menunjukkan lahan tersebut hanya dipakai sebagai area parkir pengunjung kasino saat operasional berlangsung.

Kapolres menegaskan pengecekan akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain dalam pekan-pekan mendatang.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top