SOLO — Seorang kakek harus dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Oen setelah kedua kakinya patah tertimpa truk crane di Jalan Brigjen Katamso, Mojosongo, Solo, Rabu (2/9/2026) pagi. Korban diketahui sedang membonceng dua cucunya yang hanya mengalami luka lecet saat kejadian berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB.
Truk crane yang melaju dari arah utara menuju selatan itu mendadak menghantam deretan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu lalu lintas. Waktu kejadian bertepatan dengan padatnya arus kendaraan yang mengantar anak sekolah.
Saksi mata, Welly, menuturkan proses penyelamatan korban berlangsung dramatis. Motor yang dikendarai korban tergencet di bawah ban truk, membuat warga sekitar harus bekerja sama mengangkat badan truk untuk menarik korban keluar.
"Bapak itu posisinya di bawah ban truk crane. Kedua kakinya patah, sempat diangkat orang banyak dan bisa ditarik. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Dr. Oen," ujarnya.
Saat kejadian, Welly mengaku mendengar suara benturan keras berulang kali. Ia kemudian melihat banyak sepeda motor dalam kondisi bertumpuk di lokasi kejadian.
Total ada 10 unit sepeda motor yang tertabrak truk crane dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, enam unit mengalami kerusakan parah dan dua unit lainnya hanya mengalami lecet ringan. Sebagian pengendara yang motornya hanya mengalami kerusakan ringan memilih langsung pulang tanpa meminta ganti rugi.
"Yang parah ada 4 motor, yang ringan 2 motor. Sebagian korban yang motornya cuma lecet-lecet langsung pulang, tidak minta ganti rugi," jelas Welly.
Saksi mata lain bernama Cakra (40) menuturkan bahwa peristiwa berlangsung sangat mendadak. Ia hanya mendengar suara benturan keras dari dalam rumahnya tanpa ada suara klakson atau teriakan peringatan dari sopir truk.
"Saya dari dalam hanya dengar 'Praaak'. Tidak ada teriakan, tidak ada klakson. Kejadian sekitar setengah delapan. Truk crane-nya dari arah utara mau ke selatan, sempat menabrak banyak motor," ungkapnya.
Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara di lokasi.
"Benar ada kejadian itu, antara truk crane dan beberapa kendaraan. Nanti saya update, saat ini masih ditangani petugas di lokasi," ujarnya.