JAWA TENGAH – PT Summarecon Agung Tbk kembali membuka kesempatan bagi talenta muda lewat program Officer Development Program (ODP) Batch 21. Sebelum membahas cara mendaftar, ada baiknya mengenal dulu perusahaan yang berada di balik program pengembangan karier ini.
PT Summarecon Agung Tbk didirikan pada 26 November 1975 oleh Soetjipto Nagaria bersama sejumlah rekannya. Proyek pertama perusahaan ini terbilang ambisius untuk masanya: mengembangkan kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang saat itu masih berupa lahan rawa seluas 10 hektare.
Pengembangan perumahan perdana dimulai pada September 1976, dan di tahun yang sama perusahaan mulai beroperasi secara komersial. Dari titik awal yang sederhana itu, Summarecon tumbuh menjadi salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia.
Kini bisnis Summarecon mencakup tiga segmen utama:
Cakupan bisnis yang luas ini berarti peserta ODP berpotensi mendapat paparan ke berbagai lini usaha, bukan cuma satu bidang saja.
ODP adalah program pengembangan karier yang dirancang untuk mencetak calon pemimpin masa depan perusahaan. Berbeda dari rekrutmen reguler yang biasanya langsung menempatkan karyawan di satu posisi tetap, peserta ODP mengikuti pelatihan kompetensi teknis dan nonteknis, plus pengalaman belajar lewat sistem rotasi di berbagai unit pengembangan Summarecon.
Pendaftaran ODP Batch 21 dilakukan sepenuhnya secara online lewat tautan resmi bit.ly/ApplySummarecon. Sebelum mengisi formulir, siapkan dulu data dan dokumen yang biasanya dibutuhkan dalam proses rekrutmen seperti ini — CV terbaru, transkrip nilai, dan identitas diri.
Dibanding melamar posisi entry-level biasa, program development seperti ODP menawarkan jalur karier yang lebih terstruktur — peserta tidak hanya bekerja, tapi juga dilatih dan dirotasi ke berbagai unit bisnis, sehingga punya gambaran lebih luas tentang operasional perusahaan sebelum akhirnya menetap di satu jalur karier spesifik.
Istilah Officer Development Program sering disamakan dengan Management Trainee (MT), padahal keduanya punya penekanan yang sedikit berbeda. MT umumnya lebih cepat mengarahkan peserta ke posisi manajerial spesifik dalam waktu singkat, sementara ODP cenderung memberi eksposur lebih luas dulu lewat rotasi lintas unit sebelum peserta menentukan jalur spesialisasi. Pada praktiknya, banyak perusahaan menggunakan kedua istilah ini secara fleksibel sesuai desain program masing-masing — yang pasti, keduanya sama-sama menekankan pengembangan kompetensi secara terstruktur, bukan sekadar pengisian posisi kosong.
Kalau setelah membaca penjelasan di atas kamu merasa cocok dengan konsep ODP, langkah paling praktis adalah langsung membuka tautan pendaftaran dan mempelajari detail formulirnya. Jangan menunda terlalu lama, karena proses rekrutmen program development di perusahaan besar biasanya berjalan bertahap dan kuota peserta terbatas — semakin cepat mendaftar, semakin besar peluang berkasmu diproses lebih awal oleh tim rekrutmen.
Tidak. Proses rekrutmen ODP Batch 21 tidak memungut biaya apa pun dari pelamar — semua informasi resmi disampaikan lewat tautan pendaftaran bit.ly/ApplySummarecon.
Bisa. Syarat pendidikan minimalnya D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, jadi tidak dibatasi hanya untuk lulusan S1 saja.
Bisa, dengan syarat masa kerja maksimal dua tahun. Kandidat dengan pengalaman lebih dari itu kemungkinan besar akan diarahkan ke jalur rekrutmen reguler, bukan jalur ODP.
Durasi seleksi program development seperti ini bervariasi tergantung jumlah pelamar dan tahapan yang diterapkan perusahaan, mulai dari seleksi administrasi, tes, hingga wawancara.