Lebih dari 500 Pembalap Siap Berlaga di Gubernur Jateng Drag Bike 2026 di Sirkuit Manahan Solo, Lintasan Diperpanjang demi Keselamatan

Penulis: Joko Purnomo  •  Sabtu, 05 September 2026 | 11:31:31 WIB
Lebih dari 500 pembalap bersiap mengikuti Gubernur Jateng Drag Bike 2026 di Sirkuit Non-Permanen Manahan, Solo, Minggu (6/9/2026).

SOLO — Ajang balap motor resmi bertajuk Gubernur Jateng Drag Bike 2026 siap digelar di Sirkuit Non-Permanen Jalan Menteri Supeno, Manahan, Kota Solo, pada Minggu (6/9/2026). Event ini dirancang untuk menjaring pembalap terbaik sekaligus menjadi wadah bagi anak muda agar tidak menyalurkan hobi kebut-kebutan di jalan raya.

Perwakilan panitia, Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas maraknya aksi balap liar di kalangan remaja. "Event ini sebenarnya dibuat sedemikian rupa agar anak-anak muda hobinya tersalurkan. Daripada kebut-kebutan di jalan, ini adalah untuk mewadahi hobi-hobi anak muda yang sering kebut-kebutan di jalan," ujarnya.

Standar Keselamatan Ditingkatkan, Lintasan Ditambah 30 Meter

Ketua Komisi Drag Bike Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI), Tommy Wijanarko, mengatakan pihaknya menerapkan standar keselamatan lebih ketat dibandingkan ajang serupa sebelumnya. Jarak tempuh lintasan yang biasanya 201 meter ditambah menjadi sekitar 230 meter untuk memberikan ruang pengereman yang lebih aman bagi para pembalap.

"Jadi kita lebih safety lagi untuk penanganan pagar. Untuk drag bike yang dulunya kita hanya menggunakan BRC, sekarang kita naik grid. Jadi kita menggunakan safety yang digunakan untuk mobil," kata Tommy.

Pengaturan penonton juga menjadi perhatian serius. Area di sebelah kanan garis start akan dikosongkan dari penonton dan dialihkan ke sisi kiri lintasan. Panitia menyiapkan dua unit ambulans yang ditempatkan di area start dan finish, enam alat pemadam api ringan (APAR), serta dukungan mobil pemadam kebakaran. Perlindungan asuransi dalam event ini tidak hanya mencakup pembalap, tetapi juga penonton dan petugas lintasan melalui kerja sama dengan perusahaan BUMN.

22 Kelas Dipertandingkan, Pendaftaran Dibuka Online

Dari sisi kompetisi, kejuaraan ini akan mempertandingkan maksimal 22 kelas sesuai ketentuan yang berlaku, mencakup kategori bracket dan standard/sunmori. Tommy menjelaskan, kelas bracket mengutamakan ketepatan waktu, misalnya pembalap di kelas delapan detik harus mencatat waktu sedekat mungkin dengan target. Sementara itu, kelas kecepatan ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat.

Panitia menargetkan jumlah peserta menembus angka 500 pembalap. Beberapa tim besar dari berbagai daerah telah menyatakan siap ambil bagian, seperti tim Wijaya dari Kediri, WSJ dari Salatiga, hingga peserta dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua Panitia Gubernur Jateng Drag Bike 2026, Andry John, mengatakan sistem pendaftaran sengaja dibuat daring untuk mempercepat proses administrasi. "Kita menggunakan sistem pendaftaran online karena kebiasaan peserta drag bike biasanya mendaftar H-1 atau H-2. Supaya lebih cepat dan efisien, mereka daftar secara online, kemudian datang ke tempat registrasi untuk daftar ulang, scrutineering, dan langsung terdaftar sebagai peserta," jelasnya.

Perizinan Hingga Polda Jateng Tuntas, Warga Sekitar Dukung

Proses perizinan acara disebut telah berjalan lancar, termasuk izin hingga tingkat Polda Jawa Tengah. "Untuk persiapan Gubernur Jateng Drag Bike 2026, Alhamdulillah, Insya Allah kita akan berjalan sesuai rencana pada hari Minggu 6 September 2026. Teknis perizinan dari segala macam maupun sampai reassessment dari Polda Jawa Tengah sudah berlangsung," kata Andry John.

Koordinasi dengan masyarakat di sekitar lokasi sirkuit juga telah dilakukan untuk memastikan acara tidak menimbulkan persoalan. "Untuk warga sekitar sini sudah tanda tangan semua dan memberikan konfirmasi izin, menyatakan siap untuk support acara Gubernur Jateng, tidak ada masalah," pungkasnya.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: joglosemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top