SEMARANG24.COM — Aliran listrik di wilayah Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dipadamkan sementara oleh PT PLN (Persero) pada Minggu, 6 September 2026. Penghentian pasokan yang berlangsung selama lima jam mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ini dilakukan demi pemeliharaan infrastruktur jaringan kelistrikan. Warga setempat diminta mengantisipasi gangguan dengan mengamankan barang elektronik serta menyesuaikan jadwal harian.
Pekerjaan teknis tersebut difokuskan pada pemeliharaan gardu induk serta pembersihan isolator jaringan. Langkah preventif ini diambil PLN guna menjaga pasokan listrik tetap andal dan mencegah risiko gangguan jaringan yang lebih luas di masa mendatang.
Menghadapi penghentian arus tersebut, masyarakat di Kecamatan Banyumanik diimbau untuk segera mengatur ulang agenda hariannya. Aktivitas rumah tangga maupun operasional usaha lokal yang bertumpu pada daya listrik perlu disesuaikan sebelum pemadaman dimulai tepat pukul sepuluh pagi.
PLN juga mengingatkan pelanggan agar mencabut atau mengamankan peralatan elektronik rumah tangga yang rentan mengalami kerusakan. Perangkat yang sensitif terhadap lonjakan tegangan rawan bermasalah saat arus listrik mendadak dialirkan kembali ketika proses pemeliharaan tuntas.
Pekerjaan jaringan pada hari yang sama ternyata tidak hanya menyasar Kota Semarang. PLN mengagendakan kegiatan serupa di sejumlah titik di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain Kecamatan Banyumanik di Semarang, daerah lain yang masuk dalam daftar pemadaman berkala ini meliputi:
Durasi pemadaman listrik sewaktu-waktu dapat bergeser tergantung pada kondisi teknis di lapangan selama teknisi bekerja. Masyarakat dapat memantau kepastian normalisasi pasokan daya secara langsung tanpa harus menunggu informasi simpang siur di media sosial.
Pelanggan yang membutuhkan pembaruan status kelistrikan disarankan mengecek secara berkala lewat aplikasi PLN Mobile. Akses informasi resmi serta pelaporan keluhan juga dibuka penuh melalui pusat panggilan call center 123.