JAWA TENGAH — Giant Helmet Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dipamerkan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, bertepatan dengan Car Free Day. Kehadiran instalasi raksasa itu menjadi penanda H-12 menuju balapan yang akan digelar 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.
Instalasi Giant Helmet tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, sebuah upaya membawa atmosfer balap motor dunia lebih dekat ke masyarakat Jakarta. Aktivasi ini digelar bersamaan dengan kegiatan Fun Walk di kawasan Car Free Day, Minggu (27/9).
Pertamina Mandalika International Circuit dijadwalkan menjadi tuan rumah balapan pada 9–11 Oktober 2026. Menjelang race week, persiapan penyelenggaraan dilaporkan telah mencapai 95 persen dan kini memasuki tahap final check.
Giant Helmet di Bundaran HI berfungsi sebagai simbol semangat masyarakat menyambut perhelatan MotoGP. Aktivasi ini juga menjadi momentum mengajak penonton meramaikan Mandalika sekaligus memberi dukungan kepada pembalap Indonesia yang berlaga di kelas dunia.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang juga Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa kehadiran instalasi itu merupakan cara membawa semangat event ke berbagai daerah.
"Kami ingin semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya terasa di Mandalika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat Indonesia. Giant Helmet di Bundaran HI menjadi salah satu simbol bahwa kita sedang menuju perhelatan besar. Dari Jakarta, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun euforia dan memberikan dukungan kepada para Indonesian heroes, Mario Aji dan Veda Ega Pratama," ujar Troy.
Besarnya perhatian publik terhadap MotoGP tercermin dari data Dorna Sports yang tercantum dalam Yearbook MGPA. Jumlah penonton MotoGP melalui media penyiaran di Indonesia mencapai 2.956.333 orang.
Penonton siaran didominasi laki-laki sebesar 60 persen, dengan kelompok usia utama pada rentang 20–54 tahun. Angka tersebut memperlihatkan luasnya jangkauan MotoGP lewat berbagai kanal media dan digital di dalam negeri.
Sejumlah kebutuhan operasional jelang balapan telah disiapkan. Pengecekan sirkuit dan fasilitas pendukung dilakukan melalui track inspection bersama pemangku kepentingan, sebagai bagian dari persiapan menuju homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan 8 Oktober 2026.
Berikut rincian kesiapan penyelenggaraan:
Antusiasme masyarakat untuk hadir langsung di sirkuit terus meningkat seiring mendekatnya race week. Tiket khusus pemegang KTP NTB tahap pertama telah sold out, dan penjualan tahap kedua sudah dibuka untuk memperluas kesempatan warga lokal menyaksikan balapan.
Penjualan tiket untuk masyarakat umum kini memasuki periode harga normal. Calon penonton diimbau segera mengamankan tiket sebelum kategori yang diinginkan habis.