SLAWI — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Winarto melepas kontingen tersebut mewakili Bupati Tegal. Prosesi pelepasan dihadiri Ketua JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal Arief Rahman Hakim, Pengawas JSIT Wiyarso, Wakil Ketua Yayasan Ulin Nuha Tamim Aziz, kepala sekolah, orang tua peserta, guru, serta pembina dan pendamping.
Winarto menyampaikan apresiasi kepada JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal yang menyelenggarakan festival ini sebagai ruang pengembangan potensi, bakat, kreativitas, dan sportivitas pelajar. Menurutnya, ajang ini sekaligus memperkuat karakter dan nilai keislaman anak-anak.
"Selamat kepada 116 peserta Kontingen Kabupaten Tegal yang telah verhasil melalui proses seleksi dan kompetisi hingga terpilih untuk mewakili daerah di tingkat Provinsi Jawa Tengah," ucap Winarto.
Winarto berpesan agar para peserta menampilkan kemampuan terbaik selama berlaga di Semarang. Sportivitas, kedisiplinan, dan akhlakul karimah disebutnya sebagai hal yang harus dijunjung selama kompetisi berlangsung.
"Tunjukkan bahwa generasi muda Kabupaten Tegal adalah generasi yang cerdas, kreatif, percaya diri sekaligus memiliki karakter Islami yang kuat," tuturnya.
Ia menambahkan, kemenangan memang menjadi kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, kemampuan belajar, dan pengalaman selama mengikuti kegiatan dinilai tak kalah penting.
Ketua Panitia IYF JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal 2026, Eni Nuraini, melaporkan kegiatan terbagi menjadi dua kategori utama, yakni olimpiade mata pelajaran secara daring dan non-mata pelajaran secara luring.
"Olimpiade mata pelajaran telah kami laksanakan secara online serentak di seluruh Indonesia pada 21 September sampai 24 September 2026 dan diikuti peserta dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs di Kabunpaten Tegal. Bidang yang diperlombakan meliputi IPS, Sains, Matematika, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Antusiasme peserta sangat luar biasa dengan partisipasi mencapai 716 peserta," ujar Eni Nuraini.
Sementara olimpiade non-mata pelajaran yang berfokus pada pengembangan potensi olahraga dan seni menarik 601 peserta. Cabang yang dilombakan meliputi turnamen futsal dan panahan tingkat SD/MI dan SMP/MTs, lomba mewarnai tingkat TK/RA dan SD/MI, lomba menggambar tingkat SD/MI, serta lomba tahfidz untuk semua jenjang.
Dengan demikian, total akumulasi peserta IYF di Kabupaten Tegal mencapai 1.317 anak. Kegiatan ini tidak hanya diikuti siswa dari sekolah JSIT, tetapi juga dari sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Tegal.
Eni menyebutkan, kontingen yang diberangkatkan ke Unnes Semarang terdiri dari tiga tim futsal berisi 59 peserta, panahan 32 peserta, tahfidz 10 peserta, menggambar 6 peserta, robotic 4 peserta, dan coding 5 peserta.
Islamic Youth Festival JSIT Indonesia tingkat Jawa Tengah 2026 menjadi ajang bagi pelajar Kabupaten Tegal untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman kompetisi di level provinsi.