SEMARANG — Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, menyampaikan bahwa pagi hingga siang hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi langit berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.
Hujan ringan berpotensi turun di kawasan pegunungan dan wilayah tengah Jawa Tengah. Masyarakat diminta tetap memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan.
BMKG merinci sembilan daerah yang berpotensi diguyur hujan ringan sepanjang periode prakiraan pukul 07.00-19.00 WIB. Wilayah tersebut tersebar dari sisi barat hingga timur provinsi.
Sebanyak 18 daerah diperkirakan berawan, mencakup Cilacap, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Pemalang, Slawi, Magelang, Brebes, Salatiga, Pekalongan, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Sementara itu, 11 wilayah lain diprediksi cerah berawan, yakni Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Blora, Rembang, Demak, Solo, Semarang, dan Tegal.
Ferry menyebut sejumlah daerah berpotensi mencapai suhu puncak 36 derajat Celsius. Daerah-daerah itu adalah Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Solo, dan Semarang.
Secara keseluruhan, suhu udara di Jawa Tengah berada di rentang 16-36 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara tercatat antara 45 hingga 95 persen.
BMKG mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. "Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," ucap Ferry.
Peringatan ini menyusul kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah yang masih berpotensi panas pada siang hari. Warga yang beraktivitas di area terbuka diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api tanpa pengawasan.
Prakiraan cuaca tersebut berlaku untuk periode pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Masyarakat dapat memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG sebelum menentukan rencana perjalanan atau kegiatan luar ruang.