SEMARANG — Sebagian besar wilayah Jawa Tengah diprakirakan berawan sepanjang Minggu (11/10/2026), namun hujan ringan berpeluang muncul di pegunungan bagian tengah dan selatan. Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, menyampaikan prakiraan tersebut berlaku pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
"Pagi sampai siang cerah berawan," kata Ferry dalam keterangan tertulis. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi langit umumnya berawan.
Hujan ringan diprakirakan turun di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Semarang, Bumiayu, dan Majenang.
Sementara wilayah yang diprakirakan hanya berawan meliputi Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Solo, Salatiga, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.
Suhu udara di Jawa Tengah secara umum berkisar 16-35 derajat Celsius dengan kelembapan 45-95 persen. Ferry merinci sejumlah daerah yang diperkirakan mencapai suhu puncak 35 derajat Celsius.
"Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, Tegal, diperkirakan mencapai suhu 35 derajat celcius," ujarnya.
BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Peringatan itu disampaikan menyusul kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian wilayah Jateng.
"Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," ucap Ferry.
Warga di daerah dengan suhu tinggi dan kelembapan rendah diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu percikan api di area terbuka. Prakiraan cuaca ini berlaku untuk periode pagi hingga awal malam, sebelum kondisi diperbarui pada laporan berikutnya.