SOLO — Penetapan penerima penghargaan berlangsung di sela KHI 2026 yang digelar 17–18 Oktober 2026. Agenda tahunan PERHUMAS itu mempertemukan praktisi humas, akademisi, pemimpin komunikasi, serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
Dewan Pakar PERHUMAS Nia Sarinastiti menyebut Anugerah PERHUMAS bukan ajang lomba antarlembaga. Penilaian dilakukan Badan Pengurus Pusat (BPP) PERHUMAS terhadap rekam jejak tokoh dan instansi.
"Ini bukan kompetisi, melainkan kompetensi yang kami lihat dari para tokoh atau instansi bersangkutan," ujar Nia di sela sesi Anugerah PERHUMAS dalam KHI 2026.
Anugerah PERHUMAS 2026 dibagi ke dalam sembilan kategori. KOMPAS.ID menerima apresiasi kategori Contributing Media, sementara Badan Pengurus Cabang (BPC) PERHUMAS Surabaya memperoleh penghargaan Contributing Service.
Di kategori Humas Pemerintah, penghargaan jatuh kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Bluebird Group meraih kategori Humas Korporasi.
Kategori Pendidik Humas diberikan kepada Prof. Dr. Atwar Bajari. Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) menerima penghargaan Distinguished Service.
Adapun kategori Tokoh Humas diraih Rosarita Niken Widiastuti. Penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA., MCIPR, APR, sedangkan kategori Youth Involvement menjadi milik PERHUMAS Muda Jakarta Raya.
PREA 2026 menilai program kehumasan dalam lima bidang strategis. Setiap kategori melahirkan tiga penerima berdasarkan peringkat.
PT MRT Jakarta tercatat sebagai satu-satunya institusi yang menempati peringkat pertama di dua kategori sekaligus, yakni Issue and Crisis PR Program serta Sustainability/ESG/CSR PR Program.
Nia menjelaskan, penerima penghargaan dinilai dari kiprah mereka dalam mengembangkan pengetahuan, profesi, praktik, dan organisasi hubungan masyarakat. Pendekatan itu yang membuat format penilaian berbeda dari kompetisi program biasa.
Kelima kategori PREA mencerminkan luasnya cakupan praktik kehumasan, mulai dari komunikasi korporasi, pengelolaan isu dan krisis, pemanfaatan teknologi digital, komunikasi keberlanjutan, hingga komunikasi internal.
Pemberian Anugerah PERHUMAS dan PREA 2026 menjadi bagian dari upaya mengapresiasi kontribusi individu, institusi, serta program komunikasi yang turut mengembangkan praktik kehumasan di Tanah Air.