Pencarian

Pochettino Sesali Tak Terlibat Penuh di Kasus Kartu Merah Balogun

Jumat, 25 September 2026 • 16:24:01 WIB
Pochettino Sesali Tak Terlibat Penuh di Kasus Kartu Merah Balogun
Pelatih timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino menyesali ketidakterlibatannya dalam proses pembatalan kartu merah Folarin Balogun.

JAWA TENGAH — Pelatih timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino mengaku menyesal tidak terlibat lebih dalam pada keputusan yang membatalkan hukuman kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia musim panas lalu. Ia menilai badai kontroversi yang muncul justru mengubah jalannya pertandingan dan berkontribusi pada kekalahan 1-4 dari Belgia.

Dalam wawancara berbahasa Spanyol dengan broadcaster Andrés Cantor untuk program Fútbol de Primera, Pochettino mengungkapkan penyesalannya secara terbuka. Ia mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam proses yang berujung pada pembatalan sanksi larangan bermain Balogun.

Balogun menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovi?. Sesuai aturan, kartu merah itu otomatis disertai larangan bermain satu pertandingan, yang seharusnya membuatnya absen saat Amerika Serikat menghadapi Belgia.

Trump Ikut Menelepon Infantino, Sanksi Balogun Dibatalkan

Hukuman tersebut akhirnya ditangguhkan setelah Federasi Sepak Bola Amerika Serikat dan Presiden AS Donald Trump melakukan lobi ke FIFA. Trump mengaku secara pribadi menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta keputusan itu ditinjau ulang.

Infantino bersikeras bahwa keputusan mengembalikan Balogun ke lapangan diambil secara independen oleh komite disiplin FIFA, bukan karena tekanan politik dari luar.

"Mungkin saya menyesal tidak terlibat lebih banyak," kata Pochettino dalam wawancara tersebut. "Dalam situasi yang kemudian memunculkan semua hal negatif setelahnya. Mungkin saya menyesal tidak lebih masuk ke dalam proses pengambilan keputusan itu. Saya tidak dilibatkan dalam keputusan untuk membatalkan kartu merah itu."

Energi Pertandingan Berubah Sejak Kontroversi Mencuat

Pochettino menilai kontroversi yang membelit Balogun memberikan dampak langsung terhadap performa timnya di lapangan. Menurutnya, momentum pertandingan berubah begitu kabar pembatalan sanksi itu mencuat ke publik.

"Sebagai orang sepak bola, di mana kita sering punya kecerdasan emosional itu, kita tahu energi bisa mengubah banyak hal. Saya pikir energi itu berubah begitu kejadian tersebut terjadi," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pertandingan melawan Belgia berjalan dengan parameter yang sama sekali berbeda, sehingga taktik, strategi, maupun pemilihan pemain tidak lagi bisa mengubah arah hasil akhir. Amerika Serikat kalah telak 1-4 dan tampil kalah di hampir semua aspek permainan.

Para pemain dan pelatih Belgia mengaku bahwa kontroversi tersebut justru menambah motivasi mereka jelang laga. Balogun sendiri belakangan mengaku tidak nyaman dengan sorotan besar yang mengarah padanya.

Pochettino Ingin Keputusan Sepak Bola Dikelola Lingkaran Kecil

Pochettino juga menyoroti besarnya pihak yang terlibat dalam upaya federasi mengembalikan Balogun ke lapangan. Menurutnya, keputusan semacam itu seharusnya ditangani oleh struktur yang jauh lebih terbatas.

"Itu sesuatu yang sudah kami bicarakan secara internal. Saya pikir hal-hal seperti ini harus dikelola dengan struktur yang jauh lebih terbatas, di mana keputusan diambil oleh sangat sedikit orang," kata Pochettino.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut seharusnya murni bersifat olahraga dan berbasis akal sehat, terlepas dari apakah sebuah aturan atau komite bisa mengatakan hal yang berbeda.

Selanjutnya, tim asuhan Pochettino dijadwalkan menghadapi Peru di Orlando, sebelum melakoni laga melawan Chile, Meksiko, dan Kanada pada sisa jendela internasional kali ini.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks