Pencarian

Batagor Peringkat 2 Gorengan Terlezat Dunia Versi TasteAtlas 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 • 11:20:32 WIB
Batagor Peringkat 2 Gorengan Terlezat Dunia Versi TasteAtlas 2026
Batagor khas Bandung menempati peringkat kedua dalam daftar 50 gorengan terlezat dunia versi TasteAtlas 2026 dengan skor 4,4 dari 5.

JAWA TENGAH — Batagor khas Bandung menempati peringkat kedua dalam daftar 50 gorengan terlezat di dunia versi TasteAtlas dengan skor 4,4 dari 5. Posisi itu menjadikannya kuliner Indonesia dengan peringkat tertinggi, hanya kalah dari chikin asal Korea Selatan. Daftar ini disusun dari 28.786 penilaian pengguna hingga 15 September 2026, dengan 22.794 di antaranya dinyatakan valid.

Per 15 September 2026, platform TasteAtlas yang berbasis di Kroasia mengumpulkan 28.786 penilaian untuk daftar gorengan terbaik dunia. Sistem mereka menyaring ulasan yang terindikasi berasal dari bot, nasionalisme, atau patriotisme lokal, lalu memberi bobot tambahan pada penilai yang dianggap punya pengetahuan kuliner luas. Dari total itu, 22.794 penilaian lolos verifikasi dan dipakai menyusun peringkat.

Lima kuliner Indonesia masuk daftar tersebut, tersebar dari peringkat kedua hingga ke-36. Berikut rinciannya.

Batagor, Peringkat 2 (Skor 4,4)

Batagor adalah makanan khas Bandung yang dibuat dari adonan ikan dan kulit pangsit, lalu digoreng hingga renyah. Sebelum disajikan, batagor umumnya dipotong menjadi beberapa bagian dan disiram saus kacang gurih. Perasan jeruk nipis menambahkan sentuhan asam segar yang menyeimbangkan rasa gurihnya.

Tekstur luar yang renyah berpadu bagian dalam yang lembut membuat batagor cocok disantap kapan saja. Sajian ini kerap dilengkapi kecap manis, sambal, dan taburan bawang goreng.

Ayam Goreng, Peringkat 13 (Skor 4,3)

Cita rasa ayam goreng Indonesia berasal dari beragam rempah tradisional: serai, lengkuas, kunyit, dan asam jawa. Setiap daerah punya racikan sendiri, mulai dari tambahan bumbu rendaman, kelapa parut, hingga tepung beras. Ayam goreng biasanya disantap bersama nasi dan sayuran segar.

Pempek, Peringkat 18 (Skor 4,3)

Kuliner khas Palembang ini dibuat dari daging ikan giling yang dicampur tepung tapioka, lalu digoreng hingga renyah. Pempek disajikan bersama irisan mentimun dan mi atau nasi, dengan kuah cuko asam-manis yang dipisah agar bisa disesuaikan selera.

Gorengan, Peringkat 23 (Skor 4,2)

Gorengan merujuk pada beragam makanan yang dimasak dengan cara digoreng, dari pisang, tempe, tahu, ubi jalar, hingga nangka. Bahan-bahan itu dipotong atau diiris, dibalut adonan tepung, lalu digoreng sampai matang. Variasinya mudah ditemukan di pasar tradisional hingga pedagang kaki lima, dengan pilihan rasa gurih maupun manis.

Tempe Mendoan, Peringkat 33 (Skor 4,2)

Hidangan khas Banyumas ini dibuat dari tempe yang diiris tipis, lalu dicelupkan ke adonan berbumbu ketumbar, daun bawang, dan bawang putih. Mendoan digoreng sebentar sehingga bagian luar matang tetapi teksturnya tetap lembut. Sajian ini biasa dimakan bersama sambal atau kecap manis.

Bebek Goreng, Peringkat 36 (Skor 4,2)

Bebek goreng umumnya disajikan bersama nasi, sambal, dan lalapan. Hidangan ini lekat dengan kuliner Jawa dan Madura serta kehidupan masyarakat agraris yang memelihara unggas di sekitar persawahan.

10 Besar Gorengan Terlezat Dunia Versi TasteAtlas

  • Chikin, Korea Selatan
  • Batagor, Indonesia
  • Jalea, Peru
  • Maakouda, Maroko
  • Katsu kare, Jepang
  • Fritto misto di pesce, Italia
  • Karipap, Malaysia
  • Karaage, Jepang
  • Jiao yan you yu, China
  • Malai kofta, India

Bagi traveler yang ingin mencicipi langsung, batagor paling mudah ditemukan di Bandung dan kota-kota lain di Jawa Barat. Warung batagor kaki lima hingga restoran menyajikannya dengan kisaran harga yang bervariasi tergantung porsi dan topping. Pastikan memesan versi yang digoreng fresh agar tekstur renyahnya masih terjaga saat disantap.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks