SEMARANG — Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, menyebut pagi hingga siang umumnya cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, langit diprediksi cerah berawan hingga berawan, dengan hujan tidak merata berpotensi muncul di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
Hujan ringan diperkirakan terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Blora, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, dan Bumiayu. Sementara Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Demak, Temanggung, Kendal, Brebes, Majenang, dan Ambarawa diprediksi berawan.
Suhu 37 Derajat di 15 Kabupaten dan Kota
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar 16-37 derajat Celsius dengan kelembaban 45-95 persen. Farita merinci sejumlah wilayah yang berpotensi mencapai suhu tertinggi.
"Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Solo, Semarang, diperkirakan mencapai suhu 37 derajat celcius," ujarnya.
Wilayah Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Magelang, Salatiga, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal sendiri diprakirakan cerah berawan sepanjang hari.
Waspada Karhutla di Musim Kemarau
BMKG mengingatkan masyarakat terhadap potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan. Peringatan itu disampaikan menyusul kondisi cuaca kering yang masih melanda sebagian wilayah Jateng.
"Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," kata Farita.
Prakiraan cuaca tersebut berlaku Minggu (18/10/2026) pukul 07.00-19.00 WIB. Warga di kawasan pegunungan dan dataran tinggi diminta menyiapkan payung atau jas hujan jika beraktivitas sore hari, mengingat hujan yang turun tidak merata.