SLAWI — Kontingen Kabupaten Tegal resmi dilepas setelah melewati babak kualifikasi sepanjang 2025. Bupati Ischak Maulana Rohman memimpin langsung prosesi pelepasan di Pendopo Amangkurat, didampingi para atlet dan pelatih yang akan berlaga di ajang empat tahunan tersebut.
Sebanyak 61 atlet akan berjuang di 16 cabang olahraga, didampingi 20 pelatih yang bertanggung jawab atas persiapan teknis maupun mental bertanding. Target yang dibebankan bukan kaleng-kaleng: menembus 20 besar dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Mengapa Target 20 Besar Jadi Ukuran Penting
Bagi Kabupaten Tegal, Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan. Ajang ini dipakai untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi sejauh mana pembinaan daerah berjalan.
Posisi di 20 besar Jawa Tengah akan menjadi indikator konkret apakah program pembinaan atlet yang dijalankan selama ini berbuah hasil. Kabupaten dan kota lain di Jateng datang dengan persiapan serupa, sehingga persaingan di setiap cabang diprediksi ketat.
Pesan Bupati: Berani Lawan Tangguh, Jangan Cepat Puas
Ischak Maulana Rohman meminta seluruh atlet tampil berani dan percaya diri tanpa mengabaikan sportivitas. Ia menekankan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup untuk bersaing di level provinsi.
"Jangan mudah menyerah ketika menghadapi lawan yang tangguh dan jangan pula berpuas diri ketika meraih kemenangan," tegas Bupati di hadapan atlet dan tamu undangan.
Mental bertanding, kedisiplinan, dan keteguhan menghadapi tekanan disebutnya sebagai faktor penentu hasil akhir. Para atlet diminta tidak merasa kecil saat berhadapan dengan pesaing dari daerah lain.
Porprov sebagai Ujian Mentalitas dan Perekat Antardaerah
Menurut Ischak, kompetisi ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar perburuan medali. Porprov menjadi ruang bagi atlet untuk menguji mentalitas, mengukur hasil pembinaan, dan mempererat persaudaraan antardaerah.
Ia mengaitkan semangat bertanding dengan visi Kabupaten Tegal yang maju dan tangguh. Keyakinan kuat disebutnya sebagai modal utama sebelum atlet melangkah ke arena pertandingan.
"Saya ingin para atlet berangkat dengan keyakinan, bertanding dengan keberanian, dan pulang dengan kebanggaan. Berikan yang terbaik untuk Kabupaten Tegal, buktikan bahwa dengan persiapan yang matang, kerja keras, kedisiplinan, dan doa, kita mampu menghadapi setiap tantangan," ujarnya.
Kontingen Kabupaten Tegal kini menunggu jadwal pertandingan di 16 cabang olahraga yang diikuti. Hasil di Porprov Jateng XVII 2026 akan menjadi bahan evaluasi pembinaan atlet daerah untuk agenda berikutnya.