Sean Strickland Menang Split Decision Atas Khamzat Chimaev di UFC 328

Penulis: Irfan Hakim  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:49:56 WIB
Sean Strickland raih kemenangan split decision atas Khamzat Chimaev di UFC 328.

Sean Strickland kembali mengguncang dunia MMA setelah menumbangkan Khamzat Chimaev lewat kemenangan split decision pada gelaran UFC 328. Keberhasilan petarung berjuluk "Tarzan" meredam agresivitas gulat Chimaev memastikan dirinya keluar sebagai pemenang dalam duel lima ronde yang penuh drama.

Sean Strickland membuktikan bahwa status underdog bukan hambatan untuk merusak rekor petarung papan atas. Dalam laga utama UFC 328, Strickland menghadapi Khamzat Chimaev yang diunggulkan dengan angka taruhan mencapai -500. Namun, Strickland yang datang dengan status non-unggulan justru mampu mendikte jalannya laga setelah melewati badai di awal ronde.

Taktik Anti-Gulat Strickland Runtuhkan Dominasi Chimaev

Khamzat Chimaev memulai laga dengan gaya khasnya yang eksplosif. Pada ronde pertama, petarung asal Chechnya tersebut mendominasi total lewat teknik gulat, menjaga Strickland tetap di kanvas, dan berkali-kali mencoba melakukan kuncian leher. Ketangguhan Strickland diuji saat Chimaev terus membantingnya setiap kali ia mencoba berdiri.

Titik balik pertandingan terjadi pada ronde kedua dan ketiga. Strickland mulai mampu membaca pola serangan Chimaev dan sukses melakukan takedown defense yang solid. Strickland bahkan sempat membalikkan keadaan dengan menekan Chimaev ke posisi bawah, sebuah pemandangan langka bagi lawan-lawan "Borz" selama ini.

Memasuki ronde ketiga, Chimaev tampak mulai kehabisan tenaga untuk melakukan gulat dan terpaksa meladeni pertarungan berdiri. Di sinilah Strickland mengambil kendali penuh. Mengandalkan jab yang presisi dan volume pukulan yang konsisten, Strickland terus menghujani wajah Chimaev. Meski hidung Strickland sempat berdarah, intensitas serangannya dianggap lebih superior oleh ketiga juri di ronde ini.

Bedah Scorecard: Ronde Kelima Jadi Kunci Kemenangan Tipis

Ketegangan memuncak saat laga memasuki ronde penentuan. Dua juri, Sal D’Amato dan Eric Colon, memberikan kemenangan 48-47 untuk Strickland, sementara juri Sue Sanidad memberikan skor 48-47 untuk Chimaev. Perbedaan penilaian ini berakar pada apa yang terjadi di ronde kelima.

Pada ronde pamungkas tersebut, Strickland mengikuti instruksi pelatihnya untuk tidak hanya mengandalkan jab, tetapi juga melepaskan pukulan kanan susulan. Strategi ini mendarat telak berkali-kali ke arah Chimaev. Di sisi lain, Chimaev berupaya membalas dengan pukulan keras dan beberapa percobaan bantingan, namun Strickland selalu berhasil bangkit dengan cepat.

Statistik menunjukkan bahwa meskipun Chimaev melepaskan pukulan dengan tenaga lebih besar, volume serangan Strickland jauh lebih tinggi. Ketangkasan Strickland dalam mempertahankan posisi berdiri di detik-detik akhir menjadi alasan kuat bagi dua juri untuk memberikan ronde kelima kepadanya, sekaligus mengunci kemenangan split decision.

Reputasi 'Giant Killer' dan Dampak Bagi Kelas Menengah

Kemenangan ini mempertegas posisi Sean Strickland sebagai penghancur prediksi di kelas menengah UFC. Pola ini serupa dengan saat ia menumbangkan Israel Adesanya pada 2023 di Australia. Strickland menunjukkan bahwa ketahanan mental dan manajemen stamina adalah kunci utama untuk mengalahkan petarung dengan gaya gulat agresif seperti Chimaev.

Bagi Khamzat Chimaev, hasil di UFC 328 menjadi sinyal peringatan. Dominasi gulat yang biasanya menjadi senjata pemungkas kini mulai bisa diredam oleh petarung yang memiliki pertahanan striking disiplin. Kekalahan ini diprediksi akan mengubah peta persaingan menuju perebutan gelar juara dunia di masa mendatang.

Mengapa Sean Strickland bisa menang meski sempat didominasi di ronde pertama?
Strickland memiliki manajemen stamina yang lebih baik dan mampu melakukan penyesuaian taktik setelah ronde pertama. Keberhasilannya menggagalkan upaya bantingan Chimaev di ronde-ronde tengah memaksa lawan bertarung berdiri, di mana Strickland unggul dalam volume pukulan dan akurasi jab.

Apa dampak kekalahan ini bagi karier Khamzat Chimaev di UFC?
Kekalahan pertama ini mencoreng rekor dominan Chimaev dan menunjukkan celah dalam ketahanan fisiknya saat laga memasuki ronde-ronde akhir. Chimaev kemungkinan besar harus memenangkan satu atau dua laga besar lainnya melawan petarung lima besar sebelum kembali mendapatkan kesempatan perebutan sabuk juara.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top