JAWA TENGAH — Laga di Stadion Internasional, Rabu (19/6) malam, berjalan sengit sejak menit awal. Maroko butuh kemenangan untuk menjaga asa lolos, sementara Haiti yang sudah tersingkir justru tampil tanpa beban.
Haiti mengejutkan publik dengan gol cepat di menit ke-12. Umpan silang dari sisi kanan gagal diantisipasi lini belakang Maroko, dan striker mereka menyambar bola rebound dengan sepakan voli.
Maroko merespons cepat. Tiga menit berselang, tendangan bebas akurat dari sisi kiri disundul pemain tengah Maroko untuk menyamakan skor 1-1. Babak pertama ditutup dengan Maroko unggul 2-1 berkat gol dari skema serangan balik cepat di menit ke-33.
Haiti kembali menyamakan kedudukan di menit ke-58. Kesalahan komunikasi antara bek dan kiper Maroko dimanfaatkan penyerang Haiti untuk mencetak gol kedua mereka.
Pelatih Maroko langsung melakukan tiga pergantian pemain. Hasilnya instan. Di menit ke-71, winger sayap kanan Maroko menusuk kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Haiti. Empat menit kemudian, sundulan keras dari sepak pojok memastikan kemenangan 4-2.
Hasil ini membuat Maroko mengoleksi 6 poin dari tiga laga, kalah selisih gol dari pemuncak grup. Sebagai runner-up, jadwal 32 besar sudah menunggu. Mereka akan berhadapan dengan runner-up Grup D yang baru akan ditentukan Jumat (21/6) malam.
Bagi Haiti, kekalahan ini menjadi penutup pahit. Mereka pulang tanpa satu poin pun dan kebobolan total 10 gol sepanjang fase grup.
Statistik membuktikan dominasi Maroko, meski Haiti beberapa kali merepotkan lewat serangan balik cepat. Kemenangan ini juga memutus catatan buruk Maroko yang selalu kalah di laga penentuan fase grup pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.