JAWA TENGAH — Proses transfer Jeremy Monga ke Etihad Stadium dilaporkan sudah memasuki tahap akhir. Menurut laporan The Athletic, City bekerja keras untuk merampungkan kepindahan pemain berusia 17 tahun itu dari Leicester City, dengan nilai kesepakatan yang diperkirakan mencapai £10 juta.
The Gunners, yang sebelumnya juga memantau perkembangan Monga, memutuskan mundur dari persaingan. Manajemen Arsenal dianggap menilai banderol yang diminta Leicester terlalu tinggi untuk pemain seusianya.
Keputusan Arsenal itu membuka jalan bagi City untuk bergerak cepat. Klub asal Manchester itu tak ragu memenuhi tuntutan harga Leicester demi mengamankan tanda tangan salah satu talenta muda paling bersinar di Championship tersebut.
Arsenal tak hanya sibuk dengan urusan Monga. The Telegraph melaporkan The Gunners memiliki ketertarikan awal pada bek Aston Villa, Ezri Konsa, namun Villa membanderolnya dengan harga £60 juta—angka yang disebut terlalu tinggi. Klaim berbeda muncul dari Daily Mail yang menyebut Arsenal yakin bisa mendapatkan Konsa dengan tebusan £35 juta.
Di lini tengah, The Sun memberitakan Arsenal belum menyerah untuk menggaet kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, pada bursa transfer musim panas ini. Sementara di kubu lain, Oliver Glasner dikabarkan akan menjadi salah satu manajer dengan bayaran termahal di Premier League setelah kepindahannya ke Nottingham Forest dikonfirmasi. Mantan bos Crystal Palace itu disebut bakal menerima gaji sebesar £13 juta per tahun.
Manchester United juga bergerak di bursa transfer. Daily Mail melaporkan setelah gagal mendapatkan Mateus Fernandes, Setan Merah kini membidik empat gelandang alternatif: Aurelian Tchouameni, Alex Scott, Tyler Adams, atau Felix Nmecha. Menariknya, nama Adam Wharton dan Carlos Baleba disebut tidak masuk dalam daftar diskusi tim rekrutmen United.
Kiper Manchester United, Andre Onana, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk kembali ke Trabzonspor dengan status pinjaman. Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi tidak ada opsi pembelian dalam kesepakatan tersebut.
Sementara itu, Aston Villa membawa kasus registrasi penyerang mudanya, Brian Madjo (17), ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah FIFA memblokir izin bermain pemain tersebut.