1.645 Mahasiswa KKN UGM Diterjunkan ke 61 Kecamatan di Jateng untuk Perkuat Program Kecamatan Berdaya

Penulis: Hendra Wijaya  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 19:48:01 WIB
Mahasiswa KKN UGM mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke 61 kecamatan di Jawa Tengah.

SEMARANG — Sebanyak 1.645 mahasiswa KKN UGM resmi mendapat pembekalan sebelum diterjunkan ke berbagai kecamatan di Jawa Tengah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso, menyebut kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis wilayah.

“Kami meyakini kehadiran 1.645 mahasiswa KKN UGM akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Nadi saat membuka pembekalan secara daring, Kamis (2/7/2026).

Mengapa Kecamatan Jadi Sasaran Utama?

Nadi menjelaskan, kecamatan memiliki posisi strategis sebagai simpul koordinasi pemerintahan, pelayanan publik, dan penggerak pembangunan di tingkat lokal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kecamatan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Program Kecamatan Berdaya lahir dari semangat membangun Jawa Tengah dimulai dari wilayah yang paling dekat dengan masyarakat. Para mahasiswa dituntut untuk menyelaraskan program kerja KKN dengan kebutuhan dan potensi di wilayah penugasan masing-masing.

Fokus Pengabdian: Dari UMKM hingga Perlindungan Perempuan dan Anak

Nadi mendorong mahasiswa untuk memfokuskan pengabdian pada sejumlah isu strategis. “Fokuskan pengabdian pada isu-isu strategis seperti penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, penurunan kemiskinan, pencegahan stunting, digitalisasi pelayanan publik, pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan inklusif juga menjadi perhatian melalui empat komponen utama program. Yakni Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), perlindungan lansia dan penyandang disabilitas, Taruna Karya Mandiri atau Kartu Zilenial, serta Sport Center.

Pesan untuk Mahasiswa: Jaga Keselamatan dan Nama Baik Almamater

Dalam kesempatan yang sama, Nadi berpesan agar seluruh mahasiswa membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan. Ia juga mengingatkan untuk menjaga keselamatan, etika, serta nama baik almamater maupun pemerintah daerah selama mengabdi di masyarakat.

Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Djarot Heru Santoso, menyambut baik sinergi ini. “Terima kasih atas kerja sama semuanya, dan kami berharap mudah-mudahan nanti bisa kita lanjutkan dalam kegiatan KKN UGM pada periode-periode selanjutnya,” pungkas Djarot.

Perguruan Tinggi Lain Juga Ikut Berkolaborasi

Program Kecamatan Berdaya tidak hanya melibatkan UGM. Sejumlah perguruan tinggi lain telah aktif berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, antara lain Udinus, Unika Soegijapranata, Unsoed, Undip, dan Polines. Langkah ini diharapkan mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan secara berkelanjutan.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: ppid.jatengprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top