India Hajar Inggris di Lord's, Mandhana Kembali Bersinar di Depan Rekor Penonton

Penulis: Gunawan Susilo  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 01:35:01 WIB
Kranti Gaud mencatatkan lima gawang dalam pertandingan kriket putri di Lord's.

JAWA TENGAH — Lord's, London — Hari yang bersejarah di Lord's, Jumat (14/6), mencatatkan 15.243 penonton—rekor baru untuk kriket putri dalam sehari. Namun, sorak-sorai penonton lebih banyak berpihak pada tim tamu India yang tampil superior. Usai melibas Inggris dengan 170 angka di babak pertama, India kini memimpin 154-1 pada babak kedua, membangun keunggulan total 269 angka.

Kranti Gaud Ukir Sejarah, Hancurkan Batting Inggris

Jika ada satu nama yang layak mendapat standing ovation, itu adalah Kranti Gaud. Perempuan 22 tahun itu menjadi wanita pertama yang namanya diukir di papan kehormatan Lord's setelah memborong 5 gawang hanya dengan 37 angka. Keakuratannya dalam melempar bola di garis dan panjang yang sama membuat pemukul Inggris frustrasi.

Gaud memulai aksinya dengan menyingkirkan Maia Bouchier (23) dan Alice Capsey (9) sebelum menjebak kapten Nat Sciver-Brunt (44) dengan LBW. Satu-satunya perlawanan berarti Inggris datang dari pasangan Sciver-Brunt dan Amy Jones yang membangun kemitraan 84 angka untuk gawang kelima. Namun, setelah Jones tumbang di angka 52, enam gawang terakhir Inggris runtuh hanya dalam 39 angka.

"Saya hanya fokus pada disiplin garis dan panjang," ujar Gaud setelah pertandingan. "Bermain di Lord's dan mendapatkan lima gawang adalah mimpi yang menjadi kenyataan."

Mandhana-Verma Kembali Gila, Kemitraan Pecahkan Rekor

India tidak hanya unggul secara mental, tapi juga statistik. Smriti Mandhana kembali menunjukkan kelasnya dengan 69 angka tidak keluar (*). Bersama Shafali Verma (33), mereka membuka babak dengan kemitraan 88 angka. Duet ini sekaligus menjadi pasangan pertama dalam kriket putri yang mengumpulkan 900 angka dalam kemitraan Test, dengan rata-rata mencengangkan 75,08 dalam 13 babak.

Sophie Ecclestone akhirnya memisahkan mereka dengan menangkap Verma dari lemparan Emma Lamb sebagai pemain pengganti. Namun, Mandhana kini ditemani Yastika Bhatia (39*) yang siap menggandakan penderitaan Inggris pada hari ketiga.

Keputusan Sciver-Brunt untuk melempar lebih dulu setelah memenangkan undian mulai dipertanyakan. Dalam cuaca panas London yang membuat lapangan lebih bersahabat untuk pemukul, para pelempar Inggris seperti Lauren Bell (0-16 dari 11 over) dan Issy Wong bekerja keras tetapi minim ancaman. Mereka kini harus menghadapi tugas berat mempertahankan diri di lapangan yang datar.

Hari Ketiga: Ujian Fisik dan Mental Inggris

Dengan dua hari cuaca baik yang diperkirakan masih akan berlangsung, India memiliki peluang emas untuk memukul Inggris hingga keluar dari pertandingan. Inggris, yang masih kelelahan pasca Piala Dunia T20, harus menemukan cara untuk membongkar pertahanan Mandhana dan Bhatia. Jika gagal, kekalahan di kandang sendiri dengan rekor penonton akan menjadi kenangan pahit yang sulit dilupakan.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top