KUDUS — Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Mereka memadati area start dan finis yang berlokasi di Kampus UMK. Ajang lari ini dibagi dalam dua kategori, yaitu 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), yang melibatkan sivitas akademika, alumni, komunitas lari, masyarakat umum, hingga pemerintah daerah.
Rute lari kategori 5K membawa peserta melewati Jalan Lingkar Utara UMK, Jalan Sendang Jodo, Jalan Raya Kudus–Colo, Jalan Perumnas Gerbang Harapan, Jalan Bae Gondangmanis, dan kembali ke kampus. Sementara itu, peserta 10K menempuh rute lebih panjang melintasi Jalan Tengah, kawasan ARS Waterpark, Jalan Gondangmanis, GITJ Kayuapu, hingga Pertigaan Ngelo Karangbener.
Untuk menjamin kelancaran acara, panitia menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Beberapa water station, pos kesehatan, petugas keamanan, serta marshal ditempatkan di sepanjang lintasan. Langkah ini diambil untuk memastikan para pelari dapat berlari dengan aman dan nyaman.
Rektor Universitas Muria Kudus, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si, mengatakan bahwa UMK Runniversary merupakan simbol dari perjalanan panjang kampus selama 46 tahun dalam membangun pendidikan berkualitas. "Dies Natalis ke-46 menjadi momentum bagi UMK untuk terus bergerak maju, membangun generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing," terangnya.
Menurut Rektor, penyelenggaraan acara ini juga mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat. "Penyelenggaraan UMK Runniversary mempererat hubungan kampus dengan masyarakat," ujarnya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa UMK merupakan perguruan tinggi yang terbuka, inklusif, dan aktif mendukung berbagai kegiatan positif seperti olahraga lari.
Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah di Kudus tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Peningkatan jumlah pengunjung secara langsung menggerakkan roda ekonomi, mulai dari sektor transportasi, kuliner, hingga penginapan di sekitar lokasi acara.
Darsono mengajak masyarakat untuk merasakan semangat kebersamaan, sportivitas, serta gaya hidup sehat yang menjadi bagian dari nilai-nilai yang terus dikembangkan di UMK. Ajang ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat posisi Kudus sebagai destinasi sport tourism di Jawa Tengah.