Produksi Ikan Semarang Baru 7,2 Ton per Tahun, Pemkot Luncurkan Program Sunfish untuk Kejar Defisit 37 Ton

Penulis: Hendra Wijaya  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 18:14:31 WIB
Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menyampaikan data produksi ikan lokal saat peluncuran Program Sunfish di Balai Kota Semarang, Selasa (28/7/2026).

SEMARANG — Kebutuhan konsumsi ikan warga Kota Semarang mencapai 44 ton per tahun, sementara produksi lokal baru 7,2 ton. Selisih sebesar 37 ton itu mendorong Dinas Perikanan setempat merancang program perikanan perkotaan bernama Sunfish.

Angka Defisit Produksi Ikan di Semarang

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menyebut produksi tahun 2025 hanya 7,2 ton. "Kebutuhan yang dikonsumsi warga Kota Semarang mencapai hampir 44 ton per tahun. Selisihnya masih sangat besar," katanya di Balai Kota Semarang, Selasa (28/7/2026).

Dari data tersebut, produksi lokal baru mencukupi 16,3 persen dari total kebutuhan. Artinya, 83,7 persen pasokan ikan masih bergantung pada daerah lain atau pasokan luar kota.

Mengapa Produksi Ikan Lokal Sulit Naik?

Salah satu hambatan utama adalah penyusutan lahan budidaya. Soenarto menjelaskan, lahan tambak air payau di kawasan pesisir Kota Semarang terus berkurang akibat penurunan muka tanah. "Beberapa saudara kita yang berbudidaya di air payau kehilangan lahannya," ujarnya.

Kondisi ini memaksa pembudidaya tradisional mengurangi produksi atau beralih profesi. Lahan sempit di perkotaan juga menjadi kendala klasik untuk ekspansi tambak konvensional.

Apa Itu Program Sunfish?

Sunfish merupakan singkatan dari Semarang Urban Fishery Integrated Smart and Holistic. Program ini dirancang sebagai strategi ketahanan pangan sektor perikanan di tengah keterbatasan lahan.

Konsepnya mengandalkan tiga pilar utama: pemanfaatan lahan sempit (seperti pekarangan dan lahan tidur), penerapan teknologi digital untuk monitoring budidaya, dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya kalangan muda.

Pemkot Semarang menargetkan program ini bisa menambah produksi secara bertahap. Jika berhasil, ketergantungan pasokan ikan dari luar kota bisa ditekan.

Target dan Harapan ke Depan

Soenarto menegaskan, Sunfish bukan proyek jangka pendek. Ia berharap dalam beberapa tahun ke depan, produksi lokal bisa mengejar defisit 37 ton. "Kami ingin Kota Semarang mampu menghasilkan produksi ikan untuk mencukupi kebutuhan sendiri," katanya.

Dinas Perikanan juga akan mendorong budidaya ikan dalam ember (budikdamber) dan sistem akuaponik di lingkungan permukiman padat. Langkah ini dinilai lebih realistis untuk wilayah perkotaan dibandingkan membuka tambak baru.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top