BATANG — Pemerintah terus mengakselerasi program perumahan nasional. Kali ini, Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di Batang, Jawa Tengah, untuk menyaksikan akad massal KPR FLPP yang melibatkan puluhan ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang digencarkan pemerintah. “Kegiatan ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang terus didorong pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis.
Akad massal ini merupakan rangkaian ketiga setelah sebelumnya digelar di Cileungsi, Bogor pada 29 September 2025 dan Serang, Banten pada 20 Desember 2025. Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan 61.800 debitur mengikuti prosesi dari daerah masing-masing.
Menurut Prasetyo, momen akad massal menjadi penanda bahwa rumah-rumah yang dibangun telah siap dihuni. “Kegiatan akad massal menjadi penanda bahwa rumah-rumah yang dibangun telah siap dimiliki dan dihuni masyarakat,” kata dia.
Melalui FLPP, pemerintah memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi MBR. Skema ini menawarkan suku bunga rendah yang tetap hingga akhir tenor, uang muka ringan, serta cicilan yang terjangkau.
Prasetyo menambahkan, kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah mengurangi kesenjangan kebutuhan perumahan atau backlog. “Per Juli 2026, sebanyak 107.410 MBR tercatat telah menerima manfaat Pembiayaan FLPP dengan tingkat keterhunian mencapai 93,35 persen,” ungkap politikus Partai Gerindra itu.
Program ini menyasar keluarga Indonesia yang selama ini kesulitan memiliki rumah karena terkendala biaya. Dengan cicilan yang disesuaikan kemampuan, pemerintah berharap angka backlog perumahan bisa terus ditekan.
Kehadiran Presiden Prabowo di Batang juga menjadi sinyal bahwa proyek perumahan nasional mendapat perhatian langsung dari kepala negara. Batang sendiri dipilih sebagai lokasi utama karena menjadi salah satu pusat pengembangan kawasan industri dan permukiman baru di Jawa Tengah.