117 Guru Bahasa Indonesia dan Matematika di Kabupaten Tegal Bedah Soal TKA SMP, Target Dongkrak Peringkat Jateng

Penulis: Joko Purnomo  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:01:31 WIB
guru Bahasa Indonesia dan Matematika dari SMP se-Kabupaten Tegal mengikuti bedah kerangka Tes Kemampuan Akademis di SMPN 1 Pangkah.

SLAWI — Sebanyak 117 guru Bahasa Indonesia dan 117 guru Matematika dari SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Tegal mengikuti bedah kerangka Tes Kemampuan Akademis (TKA) yang digelar di SMPN 1 Pangkah. Kegiatan ini menjadi langkah awal Dikbud Kabupaten Tegal bersama MKKS SMP untuk menata strategi peningkatan prestasi TKA di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, Winarto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menegaskan bahwa pemahaman guru terhadap kisi-kisi dan bentuk soal asesmen berbasis standar nasional dari Pusmendik menjadi kunci utama untuk mendongkrak peringkat.

"Bedah kerangka TKA yang diselenggarakan MKKS SMP ini diharapkan menjadi titik awal untuk menata dan mendongkrak prestasi TKA Kabupaten Tegal di tingkat Provinsi Jawa Tengah," ujar Winarto pada Rabu (5/8).

Fokus pada Penalaran, Bukan Sekadar Hafalan

Materi yang diangkat dalam bedah kerangka ini menekankan pada penguatan kemampuan penalaran siswa. Hal ini sejalan dengan arah asesmen nasional yang tidak lagi berfokus pada hafalan semata, melainkan pada penerapan konsep dalam pemecahan masalah.

Untuk memastikan kualitas materi, panitia menghadirkan dua narasumber berskala nasional. Sesi Bahasa Indonesia diisi oleh Emika Sondang SHS, S.Pd., yang merupakan Reviewer Nasional TKA. Sementara itu, sesi Matematika menghadirkan Dr. Miftahudin, seorang penulis soal TKA.

Dua Sesi Pelatihan untuk Dua Mata Pelajaran

Kegiatan ini dirancang dalam dua hari pelaksanaan dengan pembagian sesi yang jelas. Hari pertama dikhususkan untuk guru Bahasa Indonesia, sedangkan hari berikutnya diikuti oleh guru Matematika dengan jumlah peserta yang sama.

Winarto berharap para guru tidak mengikuti pelatihan ini dengan setengah hati. Ia meminta seluruh peserta menyerap materi dengan semangat tinggi agar hasilnya bisa langsung diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.

"Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman guru dan satuan pendidikan mengenai materi, kisi-kisi, serta bentuk soal asesmen berbasis standar nasional dari Pusmendik," tegasnya.

Dengan adanya penyamaan persepsi ini, diharapkan metode pengajaran di kelas-kelas SMP se-Kabupaten Tegal bisa lebih selaras dengan standar yang diujikan dalam TKA. Langkah ini dinilai krusial mengingat persaingan peringkat antar-kabupaten/kota di Jawa Tengah cukup ketat.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top