Harga Tiket Masuk Candi Borobudur Agustus 2026 dan Cara Beli Resmi, Kuota Naik Stupa Dibatasi Ketat

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:09:31 WIB
Pengunjung melintas di area pelataran Candi Borobudur, yang menerapkan pembatasan kuota harian akses menuju stupa.

MAGELANG — Kebijakan pembatasan pengunjung di kawasan Candi Borobudur kembali menjadi perhatian utama bagi wisatawan yang berencana berlibur pada Agustus 2026. Pihak pengelola, PT Taman Wisata Candi (TWC), menegaskan bahwa aturan kuota harian untuk akses menuju area stupa masih berlaku demi menjaga daya tahan batu candi purbakala tersebut.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya volume kunjungan yang dinilai dapat mempercepat erosi pada permukaan batu andesit penyusun candi. Dengan sistem ini, jumlah orang yang diizinkan naik ke bangunan utama setiap harinya dibatasi secara ketat, sehingga beban struktur tidak berlebihan.

Berapa Biaya Masuk Kawasan Candi Borobudur?

Meski bahan rilis tidak merinci nominal spesifik untuk tiket masuk reguler dan tiket naik ke stupa, pengelola memastikan harga mengikuti ketentuan yang berlaku saat ini. Wisatawan domestik dan mancanegara dikenakan tarif berbeda, dengan tiket khusus naik bangunan candi dijual terpisah dari tiket masuk kawasan.

Perbedaan harga ini mencerminkan biaya tambahan untuk pendampingan pemandu lokal yang wajib mendampingi setiap rombongan saat berada di area stupa. Regulasi tersebut merupakan bagian dari paket kunjungan yang telah disepakati antara TWC dan Balai Konservasi Borobudur.

Bagaimana Cara Membeli Tiket Secara Resmi?

Pemesanan tiket tidak lagi dilayani di loket secara langsung. Calon pengunjung wajib melakukan transaksi melalui platform daring resmi yang dikelola oleh TWC atau mitra penjualan yang telah bekerja sama. Pembelian dilakukan paling lambat satu hari sebelum jadwal kunjungan untuk memastikan ketersediaan kuota.

Setelah melakukan pembayaran, pengunjung akan menerima tiket elektronik atau e-ticket yang harus ditukarkan di pintu masuk. Sistem ini dirancang untuk mengatur arus kedatangan sekaligus memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi kapasitas harian yang telah ditetapkan.

Mengapa Kuota Kunjungan Diperketat?

Kebijakan pembatasan ini bukan tanpa alasan. Sebagai situs warisan dunia yang diakui UNESCO, Candi Borobudur menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan aspek pariwisata dan konservasi. Jutaan langkah kaki yang menapaki anak tangga candi setiap tahunnya berpotensi mengikis permukaan batu secara perlahan.

Oleh karena itu, pembatasan kuota menjadi instrumen utama pengelola untuk memperpanjang umur struktur bangunan. Selain itu, aturan ini juga bertujuan memberikan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman dan tidak terlalu ramai bagi wisatawan.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat?

Wisatawan disarankan untuk memantau ketersediaan tiket sejak jauh-jauh hari, terutama pada akhir pekan dan musim liburan sekolah yang biasanya padat. Membawa identitas diri dan mengikuti instruksi petugas di lapangan menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar.

Pengelola juga mengimbau pengunjung untuk mengenakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena area candi cukup terjal. Persiapan fisik dan kepatuhan terhadap protokol kunjungan akan membuat perjalanan menuju puncak Borobudur menjadi lebih aman dan berkesan.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: jateng.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top