BATANG — Sebanyak 400 siswa baru SMAN 3 Pekalongan tahun ajaran 2026/2027 mengikuti kegiatan Kemah Bakti Osis dan Penerimaan Tamu Ambalan (KBO-PTA) di Agrowisata Pagilaran, Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 5-7 Agustus 2026, ini menjadi ajang pembentukan karakter sebelum para siswa memulai aktivitas belajar di sekolah.
Berbeda dari sekadar perkemahan biasa, panitia merancang serangkaian aktivitas yang menuntut kemandirian dan kerja sama tim. Para peserta tidak hanya mendirikan tenda sendiri, tetapi juga mengikuti lomba kepramukaan, pengetahuan umum, serta wawasan kebangsaan.
Hari pertama diisi dengan pendirian tenda secara mandiri dan apel pembukaan resmi. Suasana Agrowisata Pagilaran yang berada di kawasan perbukitan langsung berubah menjadi perkemahan yang hidup oleh aktivitas para siswa.
Memasuki hari kedua dan ketiga, materi pelatihan semakin diperdalam. Para siswa mendapatkan pelatihan kedisiplinan, kerja sama tim, dan kemandirian. Puncaknya, mereka mengikuti penjelajahan alam serta prosesi pelantikan dan pengukuhan sebagai anggota Pramuka Ambalan.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter individu. Ada satu agenda yang menyentuh langsung masyarakat sekitar, yakni bakti sosial untuk warga di area perkemahan. Hal ini menjadi bekal bagi siswa untuk peka terhadap lingkungan sosialnya.
Sebelum berangkat ke lokasi, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel pelepasan dan doa bersama di lapangan basket SMAN 3 Pekalongan. Momen ini menjadi penguatan mental bagi para siswa yang akan menjalani kegiatan jauh dari orang tua.
Antusiasme positif datang dari orang tua peserta. M. Jiwo Satria, orang tua siswa, menilai kegiatan ini sangat baik untuk melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab anaknya yang mulai beranjak remaja.
"Kegiatan KBO-PTA ini sangat baik untuk kemandirian dan rasa tanggung jawab siswa yang mulai beranjak remaja. Kami berharap melalui kegiatan yang jauh dari orang tua ini, anak dapat belajar hidup mandiri, disiplin, serta memahami pentingnya kebersamaan," ungkapnya.
Harapan serupa disampaikan pihak sekolah. Melalui KBO-PTA, siswa baru diharapkan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan karakter yang terbentuk untuk menghadapi dinamika kehidupan sekolah menengah atas.