SALATIGA — Mahasiswa KKN Undip Reguler Tim II di Kelurahan Pulutan merancang tiga kegiatan utama yang saling melengkapi untuk menekan angka stunting. Rangkaian program ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga menjangkau pengumpulan data lapangan dan penyediaan media informasi bagi orang tua bayi dan balita.
Langkah pertama dimulai pada Sabtu (1/8/2026) melalui Sosialisasi Edukasi Gizi yang menyasar siswa SDN 02 Pulutan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya asupan bergizi sejak dini sebagai fondasi pertumbuhan anak.
Selain edukasi, mahasiswa bersinergi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan survei faktor determinan stunting. Pendataan ini bertujuan memetakan akar masalah di lapangan, sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan tidak sekadar seremonial.
Data yang terkumpul dari survei ini menjadi dasar ilmiah untuk merancang langkah pencegahan yang lebih konkret. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan ini memastikan bahwa program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Kelurahan Pulutan.
Sebagai langkah ketiga, mahasiswa menyusun booklet pencegahan stunting yang ditujukan untuk orang tua. Media informasi ini diharapkan menjadi panduan praktis yang mudah dipahami dan bisa diakses kapan saja di rumah.
Stunting sendiri tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya. Kekurangan gizi kronis yang menyebabkan gagal tumbuh ini juga berpotensi mengganggu perkembangan kognitif, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi, data, dan media informasi, program KKN ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Salatiga.