SLAWI — Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Tegal tidak berhenti pada upacara seremonial. Kwarcab Tegal melepas bantuan air bersih sebanyak 100.000 liter yang didistribusikan menggunakan tiga truk tangki ke lima kecamatan yang mengalami krisis air akibat musim kemarau.
Bantuan tersebut menyasar Kecamatan Jatinegara, Suradadi, Kedungbanteng, Balapulang, dan Warureja. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang bertindak sebagai Pembina Upacara, didampingi Wakil Bupati Ahmad Kholid serta jajaran Forkopimda.
Di tengah rangkaian acara, Bupati Ischak bersama Ketua Kwarcab Tegal Nilna Almuna Ischak menyerahkan tanda penghargaan kepada enam anggota Pramuka atas dedikasi dan prestasi mereka.
Mereka adalah Suharjo yang menerima Lencana Melati, Nachrawi dengan Lencana Pancawarsa Utama, dan dr. Widodo Joko Mulyono yang mendapat Lencana Pancawarsa V. Penghargaan juga diberikan kepada Sri Retnoningsih (Lencana Darma Bakti), Ruminah (Lencana Pancawarsa VII), serta Siti Noviyatun yang menerima Lencana Teladan.
Mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", Bupati Ischak menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak terkecuali bagi Gerakan Pramuka.
Dalam sambutannya, ia berpesan agar Pramuka Tegal terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjauhi kegiatan yang sekadar formalitas belaka.
Suasana khidmat upacara sempat berubah menjadi meriah ketika Paduan Suara SMAN 1 Slawi, Marching Band SMK Baruna Dukuhwaru, dan Grup Vokal SMPN 1 Slawi membawakan lagu Tabola Bale. Peserta upacara yang didominasi pelajar itu langsung merangsek ke depan lapangan dan menari bersama.
Bupati Ischak beserta jajaran Forkopimda pun tidak canggung turun ke lapangan dan ikut bergoyang di tengah ribuan anggota Pramuka, menjadikan momen peringatan tahun ini lebih hidup dan dekat dengan anggotanya.