Penumpang BRT Trans Semarang Terjatuh di Halte Balai Kota Usai Kejar Bus yang Hendak Berangkat, Kaki Diduga Terlindas

Penulis: Hendra Wijaya  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:21:32 WIB
Penumpang BRT Trans Semarang terjatuh di Halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Semarang, Jumat (21/8/2026) pagi, dan dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi.

SEMARANG — Insiden kecelakaan penumpang terjadi di Halte BRT Trans Semarang Balai Kota, Jalan Pemuda, Semarang, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.10 WIB. Seorang penumpang perempuan jatuh dari armada yang sedang berjalan pelan setelah pintu bus menutup.

Korban mengalami luka pada bagian kaki dan dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi. Peristiwa ini sempat terekam dalam video berdurasi lima detik yang memperlihatkan bercak darah dan ambulans di sekitar halte, kemudian beredar luas.

Kronologi: Berusaha Naik Saat Pintu Bus Menutup

Seorang warga bernama Basuki menuturkan, korban baru saja turun dari armada Trans Jateng dan hendak transit. Ia kemudian berlari mengejar bus lain yang akan melanjutkan perjalanan.

"Ibunya mau turun, mau transit lagi. Ibunya lari mau naik bus. Busnya tertutup terus jatuh, kepeleset atau gimana," kata Basuki kepada wartawan.

Basuki menyebut korban sempat menunggu ambulans di lokasi sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. "Katanya kelindas kakinya. Setelah itu nunggu ambulans terus dibawa ke RS," ungkapnya.

Penjelasan Manajemen Trans Semarang

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden terjadi sesaat setelah armada selesai menaikkan penumpang di Halte Balai Kota.

"Ketika armada sudah selesai menaikkan penumpang. Armada berjalan dan pintu sudah menutup pelan-pelan. Tiba-tiba ada ibu-ibu berlari dari dalam halte dan langsung loncat ke dalam armada sehingga ibu tersebut terjatuh ke bawah. Luka di bagian kaki," ujar Haris.

Soal informasi yang menyebut kaki korban terlindas ban bus, Haris mengaku pihaknya belum mendapat kepastian. "Perihal tersebut kami belum mendapatkan informasi pastinya," katanya.

Biaya Perawatan Ditanggung Jasa Raharja

Manajemen Trans Semarang bersama operator armada saat ini melakukan pendampingan terhadap korban selama menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi. Selain itu, proses pengurusan asuransi Jasa Raharja juga tengah dibantu.

"Manajemen TS dan operator selaku pemilik armada membantu proses asuransi Jasa Raharja. Dan pihak Jasa Raharja bersedia meng-cover biaya yang timbul," sebut Haris.

Hingga saat ini, manajemen Trans Semarang masih berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut. "Manajemen TS dan operator menunggu waktu lebih lanjut untuk penyelesaian perkara dari pihak keluarga penumpang," pungkasnya.

Pantauan di Halte BRT Balai Kota pada Jumat siang, bekas darah di lokasi telah dibersihkan dan ditutup menggunakan pasir. Aktivitas penumpang maupun layanan bus tetap berjalan normal.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: indoraya.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top