Dindukcapil Brebes Layani 534 Permohonan Adminduk Selama Brebes Expo 2026, Cetak KTP Paling Diminati Warga

Penulis: Irfan Hakim  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:38:32 WIB
permohonan administrasi kependudukan dilayani Dindukcapil Brebes selama Brebes Expo 2026.

BREBES — Ribuan pengunjung Brebes Expo 2026 tidak hanya menikmati stan pameran. Sebagian memanfaatkan momen itu untuk mengurus dokumen kependudukan di stan Dindukcapil Kabupaten Brebes yang dibuka sejak Jumat (14/8/2026).

Data permohonan menunjukkan layanan cetak KTP paling dominan dengan 272 permohonan. Disusul pembuatan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 129 permohonan dan Kartu Identitas Anak (KIA) 80 permohonan.

Rekam KTP dan Aktivasi IKD Juga Diburu

Warga juga memanfaatkan layanan perekaman KTP baru yang mencapai 40 permohonan. Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menyusul dengan 34 permohonan.

Layanan lain yang turut diminati meliputi akta kelahiran 20 permohonan, Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) 8 permohonan, dan akta kematian 8 permohonan.

Layanan di Pameran Dinilai Hemat Waktu dan Biaya

Kehadiran layanan adminduk di tengah keramaian pameran memangkas waktu dan biaya warga. Mereka tidak perlu datang ke kantor Dindukcapil di pusat kota untuk mencetak KTP atau mengurus dokumen lain.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Brebes, A. Ma'mun, menyebut pelayanan ini bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan adminduk ke masyarakat. Antusiasme warga membuktikan layanan di ruang publik masih sangat dibutuhkan.

"Semua layanan yang ada di Disdukcapil kami informasikan dan layani melalui stand. Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan pelayanan administrasi kependudukan," ujarnya.

Warga pun memanfaatkan kesempatan ini untuk memastikan dokumen kependudukannya lengkap dan sesuai data terbaru. Mereka tidak perlu antre panjang di kantor dinas pada hari kerja.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top