Project Helix Xbox Bukan Cuma Satu Konsol, Bakal Rilis Sebagai "Keluarga Perangkat"

Penulis: Gunawan Susilo  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:52:31 WIB
Microsoft umumkan Project Helix akan hadir sebagai keluarga perangkat, bukan satu konsol tunggal.

JAWA TENGAH — Rumor soal bentuk fisik konsol generasi terbaru Xbox memang sudah lama beredar, dan kini petinggi Microsoft akhirnya angkat bicara. Dalam wawancara dengan BBC di ajang gamescom 2026, Asha Sharma membocorkan sedikit visi perusahaan untuk Project Helix yang selama ini dirahasiakan. Ia menegaskan bahwa timnya tidak hanya menyiapkan satu kotak konsol, melainkan beberapa varian perangkat sekaligus.

"Kami sudah bekerja keras untuk generasi berikutnya yang hebat dan keluarga perangkat yang hebat untuk Helix, dan kami akan membagikan lebih banyak lagi segera," ujar Sharma ketika ditanya apakah Project Helix akan menjadi konsol tanpa disc drive.

Bukan Sekadar Konsol, Tapi Ekosistem Perangkat

Pernyataan Sharma ini membuka banyak kemungkinan. Jika melihat pola generasi saat ini, Microsoft memang sudah terbiasa merilis lebih dari satu varian konsol. Xbox Series X hadir sebagai perangkat bertenaga dengan disc drive, sementara Xbox Series S tampil sebagai opsi all-digital yang lebih ramah di kantong. Pola serupa berpotensi besar terulang di Project Helix.

Namun, istilah "keluarga perangkat" bisa juga dimaknai lebih luas dari sekadar varian Series X/S. Bisa jadi Microsoft tengah menyiapkan perangkat handheld, streaming stick, atau bahkan integrasi dengan perangkat lain yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Strategi ini selaras dengan pernyataan Sharma sebelumnya yang mengakui bahwa gamer generasi sekarang tidak akan mau merogoh kocek hingga "ribuan dolar" hanya untuk sebuah generasi konsol baru.

Fokus pada Model Bisnis Baru dan Digitalisasi

Pernyataan soal "keluarga perangkat" ini tidak bisa dilepaskan dari arah besar Microsoft yang mulai meninggalkan media fisik. Selain menggarap Project Helix yang ditargetkan rilis pada liburan 2027, Microsoft juga dikabarkan bakal segera mengizinkan pemain untuk mendigitalisasi koleksi game fisik mereka. Ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem digital akan menjadi tulang punggung generasi konsol anyar nanti.

Dengan pendekatan ini, Microsoft tampaknya ingin menjauh dari pola tradisional "satu konsol untuk semua". Alih-alih memaksa pemain membeli satu perangkat mahal, mereka justru menawarkan beberapa opsi dengan harga dan spesifikasi berbeda. Langkah ini dinilai penting untuk menjaring pasar yang lebih luas, termasuk gamer kasual yang selama ini mungkin merasa konsol generasi sekarang terlalu mahal.

Meski begitu, detail teknis seperti spesifikasi, harga, dan tanggal rilis pasti masih dirahasiakan. Yang jelas, komentar Sharma ini sudah cukup untuk membuat para penggemar berspekulasi tentang seperti apa wajah Xbox di masa depan. Pertanyaannya sekarang, apakah "keluarga perangkat" ini akan mencakup konsol rumahan bertenaga tinggi, perangkat portabel, atau keduanya?

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: ign.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top